Mutasi Besar 1.121 Perwira Polri, AKBP Fiki Novian Dipromosi ke Polda Metro Jaya, Kombes Mario Prahatinto Pimpin Polresta Karawang

tujuh Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026, menyebut pergantian nama Kapolda, Wakapolda, Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, hingga pejabat utama Mabes Polri.

Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kepala Kepolisian Republik Indonesia/ SURYA DINAMIKA/istimewa

JAKARTA – SURYA DINAMIKA.NET

Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) kembali melakukan rotasi besar-besaran terhadap jajaran perwiranya.

Sebanyak 1.121 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) dimutasi melalui tujuh Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026, meliputi pergantian Kapolda, Wakapolda, Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, hingga pejabat utama Mabes Polri.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram ST/1335/VI/KEP/2026 sampai ST/1341/VI/KEP/2026, yang menjadi salah satu perombakan personel terbesar di lingkungan Polri sepanjang tahun 2026.

Salah satu mutasi yang menjadi perhatian adalah di wilayah Polda Jawa Barat. AKBP Fiki Novian Ardiansyah, SH, SIK, MKP, MSi, CFE, yang sebelumnya menjabat Kapolres Karawang, dipromosikan menjadi Wakapolres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya.
Jabatan Kapolres Karawang selanjutnya diisi Kombes Pol Mario Prahatinto, SH, SIK, MSi, yang sebelumnya bertugas sebagai Psikolog Kepolisian Madya Tingkat III SSDM Polri. Penempatan perwira berpangkat Komisaris Besar Polisi tersebut sekaligus mengisyaratkan peningkatan tipologi Polres Karawang menjadi Polresta Karawang, seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan dan kompleksitas wilayah hukum Kabupaten Karawang.

Selain Karawang, mutasi juga menyentuh puluhan jabatan Kapolres di berbagai Polda.

Di lingkungan Polda Jawa Barat, AKBP Febri Nurzam dipercaya menjabat Kapolres Purwakarta, sedangkan AKBP Ade Papa Rihi ditunjuk sebagai Kapolres Tasikmalaya.

Di Polda Metro Jaya, Kombes Pol Putu Kholis Aryana dipercaya menjadi Kapolres Metro Bekasi Kota.

Di Polda Banten, AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi ditunjuk sebagai Kapolres Cilegon.

Di Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Yovan Fatika Handhiska Aprilaya menjabat Kapolresta Cilacap. Sementara AKBP Hendry Susanto Sianipar dipercaya sebagai Kapolres Purbalingga, AKBP Ratna Quratul Ainy sebagai Kapolres Kendal, AKBP Hery Dwi Purnomo sebagai Kapolres Semarang, AKBP Wahyu Sulistyo sebagai Kapolres Kudus, AKBP Jonathan David Harianthono sebagai Kapolres Salatiga, dan AKBP Haris Munandar Hasyim sebagai Kapolres Wonogiri.

Di Polda Jawa Timur, AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno dipercaya menjabat Kapolresta Malang Kota.
Di Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Samuel Simanjuntak menjadi Kapolres Bangka Tengah, sedangkan AKBP Satria Darma menjabat Kapolres Belitung.

Di Polda Jambi, AKBP Bayu Noormansyah dipercaya sebagai Kapolres Muaro Jambi.

Di Polda Sumatera Selatan, AKBP Gunarto ditunjuk menjadi Kapolres Prabumulih, AKBP Helmy Tamaela menjadi Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), dan AKBP Rizka Aprianti dipercaya sebagai Kapolres Ogan Ilir.

Di Polda Aceh, AKBP Yulhendri menjabat Kapolres Bireuen, AKBP Robby Ansyari menjadi Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Agus Sulistianto menjadi Kapolres Aceh Barat, AKBP Rujiyanto Poernomo dipercaya sebagai Kapolres Aceh Tenggara, serta AKBP Ade Gita Rachmadi menjabat Kapolres Aceh Barat Daya.

Di Polda Kalimantan Barat, AKBP Kadek Ary Mahardika menjadi Kapolres Sanggau, AKBP Rensa Sastika Akta Divia Robinson menjabat Kapolres Kubu Raya, dan AKBP Ade Chandra Papa Yanto dipercaya sebagai Kapolres Mempawah.

Di Polda Kalimantan Tengah, AKBP Rina Perwitasari menjadi Kapolres Kapuas, sedangkan AKBP Agung Gima Sunarya menjabat Kapolres Murung Raya.

Di Polda Kalimantan Selatan, AKBP Susilawati dipercaya sebagai Kapolres Barito Kuala, dan AKBP Ade Harri Sistriawan menjadi Kapolres Kotabaru.

Di Polda Kalimantan Utara, AKBP Ruslaeni menjabat Kapolres Nunukan, sedangkan AKBP Bonifasius Rumbewas menjadi Kapolres Tarakan.

Di Polda Sulawesi Barat, AKBP Ari Prayitno dipercaya menjadi Kapolres Mamuju Tengah.

Di Polda Sulawesi Selatan, AKBP Aditya Pradana menjabat Kapolres Pangkep, AKBP Hari Budiyanto menjadi Kapolres Soppeng, AKBP Ketut Yoga Saputra sebagai Kapolres Enrekang, dan AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo menjadi Kapolres Luwu.

Di Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Ida Bagus Kade Sutha Astama dipercaya menjadi Kapolres Buton Utara, AKBP Noer Alam menjabat Kapolres Baubau, dan AKBP Edi Raharjono menjadi Kapolres Konawe.

Di Polda Nusa Tenggara Barat, AKBP Mellysa Amalia dipercaya sebagai Kapolres Lombok Barat.
Di Polda Nusa Tenggara Timur, AKBP Kristiyan Beorbel Martino menjabat Kapolres Timor Tengah Selatan.

Di Polda Bali, AKBP Cherry Sinta Maygrand Simamora dipercaya menjadi Kapolres Jembrana.

Sementara di Polda Papua Barat, AKBP Marully Rachmat Azwar menjadi Kapolres Teluk Bintuni, sedangkan AKBP Naim Ishak dipercaya menjabat Kapolres Fakfak.

Pada level pimpinan wilayah, Kapolri menunjuk Brigjen Pol Rudi Setiawan sebagai Kapolda Aceh, dan Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Adapun jabatan Wakapolda diisi Kombes Pol Iwan Saktiadi sebagai Wakapolda Banten, Brigjen Pol Arif Budiman sebagai Wakapolda Maluku, dan Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu sebagai Wakapolda Papua Barat Daya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan seluruh mutasi dilakukan berdasarkan sistem merit sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta penguatan profesionalisme Polri.

Mutasi terhadap 1.121 perwira ini menjadi sinyal kuat bahwa Mabes Polri tengah melakukan konsolidasi dan penataan kepemimpinan di seluruh Indonesia.

Kini publik menunggu pembuktian para pejabat baru untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih cepat, profesional, transparan, dan semakin dekat dengan masyarakat.***

Komentar