Jelang HUT RI ke-81, KB FKPPI Cibeber Turun Tangan Rawat TMP, Pemerintah Cianjur Diminta Tak Lepas Tanggung Jawab

Pemeliharaan TMP adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan kepedulian pemerintah dan institusi terkait sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pahlawan

Ketua KB FKPPI Rayon 10.07.03 Cibeber, Firman Soemarna Atmadja bersama jajaran tengah membenahi area TMP /SURYADINAMIKA/ dok FKPPI rayon Cibeber

CIANJUR — SURYA DINAMIKA.NET

Kepedulian terhadap Taman Makam Pahlawan (TMP) Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, kembali disorot.

Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (KB FKPPI) Rayon 10.07.03 Cibeber turun langsung membenahi dan merawat TMP di Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan corve atau kerja bakti tersebut dipimpin Ketua KB FKPPI Rayon 10.07.03 Cibeber, Firman Soemarna Atmadja.

Pemeliharaan tidak sebatas membersihkan lingkungan makam, tetapi mencakup pengecatan tembok pagar, makam para pahlawan dan tiang bendera, penggantian bendera Merah Putih serta papan nama makam pahlawan.

Langkah tersebut menjadi bentuk nyata penghormatan KB FKPPI terhadap para pejuang yang telah gugur dalam mempertahankan dan merebut kemerdekaan Indonesia.

Namun di balik kegiatan sosial tersebut, Firman menegaskan masih adanya persoalan yang harus mendapat perhatian serius, yakni keberlanjutan biaya operasional pemeliharaan TMP.

Menurutnya, pemeliharaan makam pahlawan tidak seharusnya hanya bergerak ketika momentum Hari Pahlawan, Ramadan atau peringatan HUT Kemerdekaan tiba.

TMP merupakan simbol penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa yang semestinya dirawat secara berkelanjutan.

“Pemeliharaan TMP adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan kepedulian pemerintah dan institusi terkait sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pahlawan,” tegas Firman.

Ia meminta Forkopimcam Cibeber tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi segera mencari solusi konkret untuk memastikan tersedianya biaya operasional pemeliharaan TMP Kecamatan Cibeber.

Firman menyebut selama ini Forkopimcam Cibeber telah berkolaborasi dengan para kepala desa dan panitia peringatan hari besar nasional untuk membantu biaya operasional pemeliharaan TMP.

Namun, menurut dia, dukungan tersebut belum optimal.
“Karena TMP berada di Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Forkopimcam Cibeber harus mencari solusi dana operasional pemeliharaan TMP.

Selama ini sudah ada kolaborasi dengan para kepala desa dan panitia peringatan hari besar nasional, tetapi belum optimal,” ujarnya.

Bagi Firman, persoalan perawatan TMP tidak boleh dianggap sebagai persoalan kecil. Membiarkan fasilitas makam pahlawan terawat hanya ketika ada momentum tertentu dinilai tidak sejalan dengan semangat menghargai jasa para pejuang.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Itu bukan sekadar slogan, tulisan atau ungkapan kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” katanya.

Ia menegaskan KB FKPPI akan tetap konsisten menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan dan kebangsaan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa generasi penerus memiliki kewajiban menjaga nilai perjuangan para pahlawan.

Firman menyampaikan apresiasi kepada Camat Cibeber, 18 kepala desa se-Kecamatan Cibeber dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap TMP Kecamatan Cibeber ke depan lebih serius dan berkelanjutan sehingga kondisi makam para pahlawan tidak bergantung pada kegiatan gotong royong yang dilakukan secara insidental.

“Jangan hanya mengenang jasa pahlawan melalui upacara dan pidato. Mari buktikan penghormatan itu dengan merawat tempat mereka dimakamkan,” pungkas Firman.(Pri)

Komentar