INISIATIF KETUA SWI DPD KARAWANG: TIGA KANDIDAT ANGGOTA BPD BATUJAYA TAMPILKAN VISI MISI, CIPTAKAN NUANSA DEMOKRASI YANG BERBEDA

Berita, Daerah15 views
Drs Akhmad Yusup (baju kotak-kotak)

KARAWANG, SURYADINAMIKA.NET – Suasana demokrasi di Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang berlangsung lebih terbuka dan terarah. Tiga kandidat calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Batujaya menggelar tatap muka sekaligus paparan visi dan misi yang digagas atas inisiasi Ketua Sekber Wartawan Indonesia (SWI) DPD Kabupaten Karawang, Drs. Akhmad Yusup. Kegiatan berlangsung di Aula Majlis Baitu Salam, Dusun Batujaya RT 05/03, Rabu (12/8/2026).

Acara dihadiri langsung Ketua Panitia Pemilihan Calon BPD Desa Batujaya Ustd. H. Romli, S.Ag., Sekretaris Desa Batujaya Ahmad Syarif, aparatur desa, Kepala Dusun Batujaya yang baru menjabat Oky Handika, serta para tokoh masyarakat yang memiliki hak suara dalam pemilihan ini.

Dasar hukum penyelenggaraan pemilihan ini merujuk pada Peraturan Bupati Karawang Nomor 26 Tahun 2026, surat edaran Bupati terkait pedoman dan jadwal penetapan, serta Surat Keputusan Kepala Desa Batujaya mengenai mekanisme pengisian anggota BPD.

“Setelah panitia terbentuk dan rapat penjaringan calon selesai, kami mulai menyebarluaskan informasi kepada seluruh warga Desa Batujaya per 8 Juli lalu. Dari proses itu ditetapkan tiga nama kandidat, yaitu nomor urut satu Nurdin, nomor urut dua Lia Listinti, dan nomor urut tiga Tono,” jelas Ustd. H. Romli, S.Ag.

Lebih lanjut Romli berharap proses yang berjalan transparan ini melahirkan wakil rakyat yang benar-benar paham kebutuhan masyarakat, mampu menjalankan fungsi keterwakilan secara maksimal, serta sanggup menjaga amanah yang dipercayakan warga kelak.

Membuka Ruang Demokrasi yang Lebih Luas
Forum perkenalan dan pemaparan gagasan ini digagas khusus agar warga tidak sekadar memilih berdasarkan kedekatan pribadi atau popularitas semata, melainkan memahami visi, program kerja, serta komitmen setiap kandidat secara mendalam.

Ketiga kandidat tampil menyampaikan gagasan yang beragam namun tetap berpegang pada tujuan yang sama: menyerap seluruh aspirasi warga, mengawal kebijakan pemerintah desa, serta memastikan pembangunan berjalan merata dan tepat sasaran.

Drs. Akhmad Yusup yang mempelopori kegiatan ini mengungkapkan bahwa forum ini menjadi ruang netral bagi kandidat dan pemilih untuk saling mengenal lebih jauh. “Tujuan utamanya sederhana, yaitu perkenalan yang mendalam. Kami ingin masyarakat tahu alasan mereka maju, pemikiran apa yang dikembangkan, dan apa yang akan diperjuangkan jika terpilih nanti. Sehingga ke depannya Desa Batujaya terus melangkah lebih baik lagi,” ujar Akhmad Yusup.

Diharapkan pola seperti ini menjadi tradisi baru yang mencerdaskan proses demokrasi di tingkat pedesaan, sehingga terpilih figur yang bukan hanya diterima secara sosial, melainkan memiliki gagasan nyata demi kemajuan bersama.

(J.SB)

Komentar

Jangan Lewatkan