Program PELITA Pertamina EP Subang Field, Dongkrak Inspirasi  Pengembangan Kurikulum Pendidikan Berbasis Lingkungan Skala Nasional. 

Berita, Pendidikan435 views

SuryaDinamika.netKarawang – Suara riuh anak – anak menyambut pagi ceria, berpadu dengan dentingan botol plastik dan gemericik kardus bekas.
Dari halaman sekolah, suasana hiruk pikuk ceria para pelajar mencerminkan semangat belajar yang berangkat dari kesadaran mencintai bumi.

Dibawah naungan Program Pendidikan Lingkungan untuk Anak PELITA, pendidikan dikembangkan dengan pendekatan yang lebih relevan, yakni mengajarkan kepedulian lingkungan sekaligus menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Program PELITA, digagas Pertamina EP Subang Field tahun 2017 lalu, mengusung inspirasi pengembangan kurikulum pendidikan berbasis lingkungan tingkat nasional.

Berangkat dari sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Desa Muktijaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kurikulum tematik pengelolaan sampah sebagai muatan lokal itu kini diimplementasikan hingga ke hampir 1.600 sekolah.
Program pembelajaran cinta lingkungan ini didukung penuh oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang.

Tak hanya menyasar pendidikan formal, program PELITA pula meluaskan jangkauannya hingga ke lembaga keagamaan dan pendidikan pada sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat , seperti Majalengka, Bekasi, Depok, Purwakarta, Subang, dan Indramayu.

Hingga tahun 2024, sosialisasi aktif telah dilakukan ke 40 lembaga keagamaan dan pendidikan lintas kabupaten sebagai bentuk komitmen berkelanjutan terhadap inklusi dan pemerataan akses pendidikan lingkungan.

Selain menstimulasi perubahan pola pikir dan prilaku mengelola sampah dengan bijak, PELITA pula melahirkan banyak inovasi kreatif, seperti replikasi kurikulum PAUD Al Firdaus ke PAUD-PAUD lainnya Di Kabupaten Karawang.
Rangkaian seminar berbasis web tentang teknik pembelajaran PAUD di masa pandemi, hasil kerja sama dengan lembaga internasional SEAMEO CECCEP (Southeast Asian Ministers of Education Organization Centre for Early Childhood Care Education and Parenting), dan penyelenggaraan pendidikan jarak jauh.

Tahun 2020 lalu, PELITA meraih Rekor MURI Program Pendidikan Pengelolaan Sampah Pertama Satuan PAUD. Sebuah pencapaian yang menegaskan efektivitas pendekatan pendidikan yang kontekstual dan berbasis aksi nyata.

Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP area Jawa bagian barat, Wazirul Luthfi menyebut, PELITA merupakan bukti pendidikan yang tidak perlu berbiaya tinggi untuk menghasilkan dampak positif besar.

“Program ini menjadi alat transformasi sosial, membentuk karakter anak peduli lingkungan, memberdayakan keluarga, dan menumbuhkan harapan dari persoalan sederhana, seperti memanfaatkan sampah rumah tangga.” urai Wazirul Luthfi.

Pendidikan tidak selalu harus didalam ruang kelas,melainkan sebuah perjalanan kolektif menuju keberlanjutan, pemberdayaan, dan aksi nyata demi masa depan bumi dan penduduknya yang lebih baik.

Di momentum Hari Pendidikan Nasional tahun 2025, Pertamina EP Subang Field berulang menegaskan komitmennya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui PELITA. ( pri )

Komentar