Setor 105 Dukungan di Hari Pertama Pengembalian Berkas, Oland Melaju Kencang Lanjutkan Duduki Kursi Ketua DK PWI Jabar

Angka itu hampir dua kali lipat dari batas minimal dukungan sekitar 60 anggota atau 10 persen dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang berjumlah lebih dari 600 orang.

Plt.Ketua PWI Jawa Barat Ahmad Syukri bersama jajaran menerima berkas pencalonan Ketua Dewan Kehormatan PWI Jabar/SURYADINAMIKA/ ist

BANDUNG – SURYA DINAMIKA.NET

Peta persaingan menuju Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Provinsi Jawa Barat mulai menunjukkan arah.

Drs. Oland PH Sibarani menjadi bakal calon pertama yang mengembalikan berkas pencalonan Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Jawa Barat secara lengkap, sekaligus mengantongi dukungan yang melampaui syarat minimal panitia.

Berkas pencalonan diserahkan Oland di Sekretariat PWI Provinsi Jawa Barat, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Plt. Ketua PWI Jawa Barat Ahmad Syukri bersama jajaran Sekretariat Panitia Konferensi menerima langsung dokumen tersebut.

Tak hanya memenuhi seluruh persyaratan administrasi, Oland juga menyerahkan 105 surat dukungan anggota PWI Jawa Barat.

Angka itu hampir dua kali lipat dari batas minimal dukungan sekitar 60 anggota atau 10 persen dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang berjumlah lebih dari 600 orang.

“Besok masih ada tambahan dukungan lagi. Nanti akan saya serahkan kepada panitia,” kata Oland usai menyerahkan berkas.

Capaian tersebut menjadikan Oland PH Sibarani sebagai bakal calon pertama yang memastikan diri lolos tahapan awal pencalonan, sementara bakal calon lainnya masih berada pada tahap pengambilan formulir.

Plt. Ketua PWI Jawa Barat Ahmad Syukri mengatakan, hingga Kamis (30/7/2026) terdapat dua bakal calon Ketua PWI Jawa Barat dan satu bakal calon Ketua Dewan Kehormatan yang mengambil formulir pendaftaran. Namun menurutnya, baru Oland yang mengembalikan berkas pencalonan secara lengkap.

“Masa pengambilan formulir ditutup Jumat, 31 Juli 2026 pukul 17.00 WIB. Selanjutnya pada 1 hingga 2 Agustus panitia akan melakukan verifikasi administrasi dan dukungan,” jelas Ahmad Syukri.

Mengusung manifesto “Menegakkan Etika, Menjaga Marwah, Memperkuat Persatuan,” Oland menandaskan , Dewan Kehormatan harus berdiri sebagai lembaga independen yang menjaga integritas organisasi serta menegakkan Kode Etik Jurnalistik tanpa intervensi.

“Dewan Kehormatan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas organisasi, menegakkan Kode Etik Jurnalistik, sekaligus memastikan setiap proses penyelesaian persoalan etik dilakukan secara adil, objektif, dan independen,” tegasnya.

Melalui visi membangun Dewan Kehormatan yang berintegritas, independen, profesional, berkeadilan, dan berwibawa, Oland membawa enam misi utama, mulai dari penegakan Kode Etik Jurnalistik secara objektif, penyelesaian perkara etik yang cepat dan adil, memperkuat marwah organisasi, meningkatkan solidaritas anggota, hingga mewujudkan tata kelola Dewan Kehormatan yang profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan dunia jurnalistik.

Oland juga menegaskan, Dewan Kehormatan tidak boleh menjadi instrumen kepentingan kelompok ataupun individu.

“Dewan Kehormatan harus menjadi teladan dalam penegakan etika, bukan alat kepentingan siapa pun. Setiap keputusan akan diambil secara objektif berdasarkan fakta, Kode Etik Jurnalistik, serta Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga PWI,” tandasnya.

Dengan modal dukungan yang telah melampaui ambang batas dan menjadi kandidat pertama yang menyerahkan berkas lengkap, Oland kini berada di barisan terdepan dalam kontestasi menuju kursi Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat.

Meski demikian, kepastian seluruh calon akan ditentukan setelah proses verifikasi administrasi dan dukungan oleh panitia konferensi selesai dilaksanakan.(Pri)

Komentar