Pupuk Kujang Hadir di Tengah Krisis, 32 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Karawang Selatan

kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan perusahaan

Berita, Sosial28 views
PT Pupuk Kujang Cikampek mengirimkan 32.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di wilayah selatan Kabupaten Karawang /SURYADINAMIKA/ ist

KARAWANG – SURYA DINAMIKA.NET

Ketika sumur warga mengering dan akses air bersih semakin sulit, kepedulian kemanusiaan tidak cukup berhenti pada perhatian.

PT Pupuk Kujang Cikampek memilih bergerak langsung dengan mengirimkan 32.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di wilayah selatan Kabupaten Karawang.

Melalui Baitul Maal Pupuk Kujang dalam Program Siaga Tanggap Bencana (SIGAB), perusahaan menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Cintalanggeng, Desa Kutalanggeng dan Cibarengkok, Kecamatan Tegalwaru.

Bantuan tersebut menjadi respons nyata perusahaan terhadap kondisi warga yang selama beberapa bulan terakhir harus menghadapi surutnya sumber air dan mengeringnya sumur-sumur rumah tangga.

Dua armada truk tangki dikerahkan membawa total 32 ribu liter air bersih.

Ratusan warga langsung menyambut antusias bantuan tersebut dengan membawa jeriken, ember dan berbagai wadah untuk menampung air.

Bagi warga, air yang disalurkan Pupuk Kujang bukan sekadar bantuan. Di tengah kekeringan, pasokan tersebut menjadi penopang kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga yang terpaksa membeli air.

Pgs SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kujang, Jerry Yosefh Rochmaya, menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan perusahaan.

“Kekeringan yang melanda Karawang dan berbagai daerah di Jawa Barat memerlukan respons cepat yang presisi. Air adalah kebutuhan paling mendasar,” kata Jerry, Senin (24/8/2026).

Menurut Jerry, Pupuk Kujang tidak ingin bantuan sosial hanya menjadi kegiatan seremonial. Perusahaan berupaya memastikan kehadirannya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

“Kami hadir tidak sekadar mengantarkan pasokan air, tetapi membawa hadirnya kepedulian serta nilai CSR perusahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat yang sedang berjuang melintasi masa sulit,” ujarnya.

Kepedulian tersebut juga ditunjukkan dengan komitmen Pupuk Kujang untuk tidak berhenti setelah bantuan 32 ribu liter air disalurkan.

Direktur Operasional Baitul Maal Pupuk Kujang, Dhimas Mukhlas Al Ghifari, mengatakan kondisi di lapangan akan terus dipantau. Jika kebutuhan kembali meningkat, pihaknya siap mengirimkan bantuan lanjutan.

“Setelah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 32 ribu liter kami tidak diam. Kami akan terus pantau situasi dan siaga serta akan bergerak jika diperlukan,” kata Dhimas.

Bantuan telah menjangkau Kampung Cinaga, Desa Kutalanggeng dan Kampung Cikelak, Desa Cintalanggeng. Warga menyambut bantuan tersebut karena air yang diterima dapat langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sri Dewi, warga Kampung Cibarengkok, mengungkapkan rasa syukurnya karena bantuan tersebut membuat warga kembali memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga.

“Alhamdulillah berkat bantuan dari Pupuk Kujang semua warga kami di sini bisa mendapat air bersih. Kami kembali bisa mandi dan mencuci pakaian menggunakan air bersih,” ungkapnya.

Sementara Yadi mengaku bantuan tersebut turut mengurangi beban pengeluaran keluarga.
Sebelumnya, ia harus menyediakan uang tambahan untuk membeli air bersih.

“Berkat bantuan Pupuk Kujang, kita tak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membeli air,” ujarnya.

Krisis air bersih yang meluas di Jawa Barat menunjukkan bahwa kekeringan bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan kehidupan masyarakat.

BPBD Jawa Barat mencatat kekeringan telah melanda 25 dari 27 kabupaten/kota dengan warga terdampak mencapai 519.687 jiwa. Di Kabupaten Karawang, sebanyak 15 desa terdampak dengan 17.882 jiwa mengalami kesulitan mengakses air bersih.

Dalam situasi tersebut, Pupuk Kujang menempatkan kepedulian kemanusiaan sebagai bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan. Bantuan air bersih menjadi bukti bahwa kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya diukur dari aktivitas industri, tetapi juga dari kepedulian saat warga menghadapi kondisi sulit.

Pupuk Kujang pun terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, aparat dan sektor industri untuk memastikan bantuan dapat diberikan secara cepat dan tepat sasaran selama krisis air bersih masih berlangsung.(Pri)

Komentar