Polisi Menduga Fredy Tewas Ditangan Dukun Pengganda Uang

Berita, Kriminal316 views
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Abdul Jalil

Karawang,|SDM|Polres Karawang Polda Jabar, tanpa lelah terus intens menguak tabir dibalik peristiwa kematian pegawai honorer RSUD Karawang, Fredy Abdul Halim (41) warga Perumahan Karang Indah Kelurahan Karang Pawitan Kecamatan Karawang Barat.

Jasad Fredy, ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan oleh saksi ,S, warga Kampung Mekar Mukti Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang di kebun pisang miliknya, Selasa (7/11/2023) siang.

Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono melalui Kasatreskrim Polres Karawang , AKP.Abdul Jalil ungkapkan, dari pemeriksaan dilakukan pihaknya terhadap lima orang saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), muncul kemudian dicurigai terduga pelaku.

Polisi menduga pelaku merupakan dukun pengganda uang, karena dari rumahnya ditemukan alat-alat ritual.
Dari rumah terduga dukun itu, Polisi menemukan sepeda motor Scoopy bernomor Polisi T 4444 NG milik almarhum Fredy Abdul Halim.

Motor milik korban.

” dugaan kami, mengarah kepada terduga dukun pengganda uang itu, dari rumah yang bersangkutan, kami temukan sepeda motor milik korban, dan diprediksi jumlah pelaku terlibat perkara ini, lebih dari seorang” ungkap AKP.Abdul Jalil.

Disebutkan, keterangan medis menerangkan, korban sebelumnya mengalami sesak nafas, sebelum akhirnya meninggal dunia, namun untuk pastinya, kami masih menunggu hasil uji laboratorium forensik,” kata Abdul Jalil , seiring menyebut, dari otopsi dokter RSUD Karawang mencatat ,kematian korban diakibatkan karena pukulan benda tumpul dikepalanya.

AKP.Abdul Jalil ungkapkan, sedari awal dia melihat kondisi jasad almarhum Fredy yang ditemukan oleh saksi, S, warga kampung Mekar Mukti, Desa Kuta Mekar, insting Abdul Jalil spontan mencurigai ,almarhum Fredy Abdul Halim tewas karena dibunuh.

” Iya, dugaan awal kami, almarhum merupakan korban dari pembunuhan, karena dari kasat mata, ditemukan sejumlah luka dibagian tubuh korban,” kata Abdul Jalil ,Rabu (8/11/2023) kemarin.

Dari pemeriksaan dilakukan Polisi terhadap adik korban, disebutkan almarhum Fredy pergi dari rumahnya hari Sabtu (4/11/2023).

” soal tepat waktunya kapan korban dibunuh, kami masih terus selidiki, pungkas Abdul Jalil. ( pri)