Karawang,|SDM|Unjuk rasa ratusan pemuda yang tergabung dalam Forum Karawang Utara Bergerak (FKUB) menuntut agar PT. Monokem Surya Desa Amansari Kecamatan Karawang Jawa Barat membatalkan rencana pembangunan saluran pembuangan limbah perusahaan ke Sungai Citarum, Kamis 9 November 2023.
Koordinator Aksi yang juga Sekretaris FKUB, Ranas Anam mengatakan, aksi yang digelar FKUB ke PT. Monokem Surya Cipta, murni adalah gerakan para pemuda Karawang Utara dan ditopang oleh para senior Ferry Alexa, Angga dan Lili Gozali.
” datangnya kami ke PT. Monokem Surya, untuk menyampaikan keluhan masyarakat Rengasdengklok, yang sebenarnya kami mewakili masyarakat setempat dimana permasalahannya adalah, ketika ada informasi rencana pembuatan pengeboran pembuangan limbah, maka kami bereaksi secepat mungkin agar itu tidak terjadi,” kata Ranas penuh semangat, saat ditemui dilokasi.
“ini jelas dampaknya, pertama akan mencemari sungai kami yang merupakan sumber peradaban bagi manusia akan tercemar, sehingga kami mengkhawatirkan saudara-saudara kami yang tinggal dibantaran sepanjang sungai citarum. Karena banyak saudara kami yang masih mandi cuci kakus (MCK) di sana sehingga kami harus melindungi,” ungkapnya lagi.
Ditanya mengapa kemudian, FKUB tidak menempuh jalan damai, beraudiens dengan pihak perusahaan, Ranas mengatakan, bahwa FKUB tidak ingin bertemu dengan perwakilan dari perusahaan, namun bertemu langsung dengan pembuat kebijakan di perusahaan itu sendiri.
“kalau audiensi terkesan kami mau mediasi karena disitu ada ruang negoisasi.
saya hanya ingin langsung pihak perusahaan yang mempunyai kebijakan itu baru akan kami respon, tidak ada perwakilan,” tandas Ranas.
Disampaikan bahwa PT. Monokem Surya mengklaim sudah mengantongi perijinan untuk pembangunan saluran limbah tersebut, Ranas menandaskan, bahwa hal tersebut adalah versi perusahaan, karena pihaknya memiliki versi sendiri.
” ya, itu versi mereka, kami juga punya versi sendiri, nanti akan kita adukan siapa yang benar-benar lengkap,” tegasnya.
Adapun tuntutan Angga salah satu pendemo, meminta pihak PT Monokem Surya menghentikan pembuangan limbah cair ke Citarum. Penuhi izin izin, secara regulasi.
“Warga minta PT Monokem Surya untuk transparan dalam melakukan bantuan CSR untuk warga Rengasdengklok, bukan hanya di wilayah Desa Amansari saja, tetapi semua Desa di wilayah Karawang utara”, pungkasnya.
(JSB)
















