
Karawang,|SDM| Officer Communication Relations & CID Zona 5 PHE ONWJ ,Muhamad Aditya Julianto menyebut, Pertamina PHE ONWJ memprogramkan pembinaan terhadap 13 desa di wilayah Kabupaten Karawang.
Pembinaan dilakukan, meliputi 4 bidang garapan, meliputi bidang pendidikan masyarakat, kesehatan, ekonomi dan lingkungan, tersebar pada KKPMP di Karawang diantaranya, KKPMP Desa Cemara Jaya, KKPMP Desa Sungai Buntu, KKMPM Desa Sukajaya, KKPMP Desa Ciparage Jaya, Pemerintah Desa Sedari, KKPMP Desa Sukakerta, KKPMP Desa Sumberjaya,KKPMP Desa Rawagempol Kulon, KKPMP Desa Muara, KKPMP Desa Pusaka Jaya Utara, KKPMP Desa Muara Baru, KKPMP Desa Tanjung Pakis dan KKPMP Desa Tambaksari.
” di Karawang ini, sudah kita bina sedari awal, dan kita upayakan ke tingkat nasional dengan program unggulan kita ajukan untuk penilaian proper dari Pasir Putih, Desa Sukajaya.
Kita kembangkan ekowisata, programnya namanya Jam Pasir artinya pengelolaan masyarakat pesisir terpadu,” ungkap Muhamad Aditya Julianto, Selasa (19/3) sore.
Muhammad Aditya Julianto mengaku,selain pembinaan masyarakat dilakukan pihaknya, Pertamina PHE ONWJ juga telah juga menciptakan alat pemecah ombak dan penangkap sedimentasi ( sedimentrep ) pada wilayah yang sering dilanda banjir rob hingga dengan alat ini kemudian lokasi setempat kini menjadi kawasan wisata.
Pertamina PHE ONWJ pula menggandeng Universitas Padjadjaran selaku konsultan serta Dinas Koperasi untuk pemasaran produk olahan ibu-ibu warga desa binaan dan penyediaan kemasan berlabel halal.
Pertamina PHE ONWJ, memberdayakan ibu-ibu desa binaan untuk membuat olahan makanan dari hasil laut yang produknya dapat dibeli oleh pengunjung desanya.
” bersama Dinas koperasi, kita dorong mereka untuk berani tampilkan produknya di stand pameran yang diselenggarakan pemerintah daerah dan swasta. Untuk pemasarannya, kita bantu buatkan kemasan produk layak jual berlabel halal dan bisa retail. Produksinya, juga terpisah dari rumah, menggunakan masker dan sarung tangan,” ungkap Muhammad Aditya Julianto kemudian.
Dikatakannya, mengisi agenda tahun 2023 lalu, Pertamina PHE ONWJ telah melakukan revitalisasi posyandu desa binaan dengan memberikan alat dibutuhkan oleh setempat, dan mengisi program tahun 2024 ini,Pertamina PHE ONWJ akan melanjutkan pengembangan ekowisata Pasir Putih.
Untuk bidang pendidikan, Pertamina PHE ONWJ melakukan revitalisasi PAUD dan TK Desa Muara, program ini bukan program berkelanjutan, namun menyesuaikan dengan kebutuhan setempat dengan harapan masyarakat tetap akan dapat menjalankan program ini ke depannya.
“Di Desa Muara Pakis dilakukan revitalisasi PAUD TK namun ini bukan program berkelanjutan, melainkan menyesuaikan kebutuhan setempat. Kita ingin keberadaan kita dapat bermanfaat bagi masyarakat. manakala nantinya kita tidak lagi menjalankan program disitu, masyarakat setempat tetap dapat menjalankan program itu bersama mitra barunya. Kita ingin memberdayakan, bukan memberi, lalu kita tinggal,” pungkas Muhammad Aditya Julianto. ( pri)










