
KARAWANG, |SDM|- Puluhan hektar sawah di Lemahmakmur mengalami kekeringan. Para ahli mengatakan kemarau tahun ini, dipengaruhi fenomena alam El Nino ditandai dengan suhu udara panas dan intensitas hujan yang sangat rendah.
Dampaknya dirasakan langsung oleh petani sawah di Desa Lemahmakmur Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang, yang lahan sawahnya sekitar 50 hektar kekeringan karena pasokan air dari saluran irigasi sangat minim, sedangkan air sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman padi.
Hal tersebut diutarakan Kepala Desa Lemahmakmur Badru Zaman usai menemui para petani yang menyampaikan keluhannya kepada Kepala Desa di Kantor Desa Lemahmakmur, jelang masa tanam ini, Rabu (11/10).
Solusinya, menurut Kades, petani harus mendapat bantuan Pemerintah untuk mendapatkan pompa air.
” Satu-satunya solusi agar sawah mereka tidak lagi kekeringan yaitu dengan menggunakan pompa air, sehingga sawah meraka bisa mendapatkan distribusi air secepatnya dan dapat segera menanami sawah mereka,” ucap Badru Zaman.
Demikian halnya, Tasum seorang petani yang sawahnya mengalami kekeringan, dirinya bersama parapetani mendatangi kantor Desa untuk meminta solusi atas kekeringan tersebut.
” Kami meminta kepada pemerintah Kabupaten Karawang agar secepatnya memberikan batuan berupa alat pompa air.” Pungkas Tasum. (Jide).
















