
SuryaDinamika.net, Jakarta – Tahun Baru Islam 1446 H /2025 M merupakan momentum penting penguatan jalinan ukhuwah dan memperdalam rasa toleransi antar umat beragama di Indonesia.
Presiden Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI) Mayjend TNI (Purn) Burlian Syafei mengingatkan, Tahun Baru Islam 1447 H /2025 M merupakan momentum bagi seluruh anak bangsa untuk bersama merefleksi diri, menguatkan silaturahmi ,dan mengedepankan toleransi dalam menstimulant semangat nasionalisme persatuan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya bangsa ini.
“Agama yang kita anut mengajarkan kebaikan bagi pemeluknya, bukan kebencian. Karenanya seluruh masyarakat Indonesia, agar bersama menguatkan silaturahim dan memahami esensi agama yang benar,” kata Burlian Syafei di Jakarta.
Pemahaman agama yang benar adalah penting guna menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan kasih sayang dan rasa saling menghormati di antara sesama.
“Agama harus menjadi perekat, bukan pemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa ini,” tandas Burlian.
Purnawirawan Perwira Tinggi Militer yang kini berkiprah di Parpol PADI itu mengingatkan, melalui penguatan silaturahmi, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari perpecahan akibat prilaku in-toleran dan prasangka buruk antara yang satu dengan lainnya.
Setiap pengurus organisasi penting memahami peran strategis organisasi keagamaan dan politik, dalam menjaga harmoni sosial dengan menjadikan nilai-nilai islami sebagai pedoman membangun kehidupan berbangsa dan bernegara berasaskan Pancasila dan UUD 1945.
Persatuan dan kesatuan bangsa adalah pondasi penting menghadapi tantangan era global digitalisasi.
“Dengan semangat saling menghargai dan saling menghormati terhadap orang lain, kita ciptakan Indonesia damai dan sejahtera,” ajak Mayjend TNI (Purn) Burlian Syafei memungkas pernyataannya.
PADI adalah partai politik yang komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi, pluralisme dan keadilan sosial. PADI senantiasa berupaya memperjuangkan aspirasi rakyat melalui dialog, perdamaian dan penguatan persatuan kesatuan bangsa.
Presiden PADI mengamanatkan, seluruh elemen masyarakat agar senantiasa menjaga keutuhan bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan mengedepankan toleransi saling menghormati dan tebarkan kebaikan. (Pri)
















Komentar