
Karawang,|SDM|Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, didampingi Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh Rabu pagi 26 Desember 2023, meresmikan jembatan Walahar, akses penghubung Kecamatan Klari dengan Kecamatan Ciampel sepanjang 130 meter melintang diatas sungai Citarum dengan lebar badan jembatan 7 meter.
Bey Machmudin menjelaskan , jembatan Walahar dibangun melalui dua skema, sebagai komitmen pemerintah provinsiJawa Barat dalam mewujudkan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berbasis tata ruang lingkungan berkelanjutan, melalui peningkatan kondusifitas dan aksesibilitas, sehingga Kabupaten Karawang dapat lebih maju lagi.
PJ Gubernur Jabar meminta, masyarakat Karawang agar menjaga dan merawat jembatan baru ini menjadikannya sebagai icon daerahnya, dan bermanfaat dalam menghidupkan roda perekonomiannya.
” Kami minta masyarakat Karawang menjaga dan merawat jembatan baru ini sebagai icon Karawang, kata Bey Machmudin.
Bey Machmudin menyebut, pihaknya masih mempunyai pekerjaan rumah peningkatan ruas jalan akses Telagasari menuju kecamatan Tempuran yang baru dikerjakan 5 Km dari keseluruhan 17 Km.
” Saat ini baru dilakukan peningkatan jalan Telagasari – Tempuran sepanjang 5 kilometer, untuk kekurangannya, hari ini tengah kita bahas di provinsi, dan semoga bisa cepat terealisasi , untuk Karawang lebih maju, ungkap Bey Machmudin.
Sementara diungkapkan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, pihaknya bersama masyarakat Karawang sangat berterima kasih kepada Pemprov Jawa Barat yang telah merealisasikan dan menuntaskan pembangunan Jembatan Walahar akses penghubung kecamatan Klari dengan kecamatan Ciampel yang sangat penting, dan sangat bermanfaat untuk kelancaran perekonomian masyarakat Karawang.
Bupati Karawang menyebut, pembangunan proyek strategis daerahnya ini dilakukan dua tahap, didanai oleh APBD Provinsi Jawa Barat.
“Tahap pertama dilakukan tahun 2019, dengan anggaran Rp 16.713.000.000,00, dan di tahap dua tahun 2023, dianggarkan Rp 32 milyar rupiah, ungkap H.Aep Syaepuloh.
” Alhamdulillah, proyek jembatan Walahar untuk membuka akses ekonomi rakyat Karawang ini telah selesai, dan dapat dilintasi 2 mobil, ungkap Bupati Aep Syaepuloh.
Bupati Karawang tegaskan , pihaknya mengapresiasi sikap komitmen Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Bambang Tirto Yuliono yang telah melanjutkan anggaran pembangunan jembatan Walahar walau sempat terganggu persoalan refocusing COVID 19.
Lanjutan penuntasan pembangunan Proyek Strategis Daerah Kabupaten Karawang ,Jembatan Walahar bernilai kontrak 29.389.670.000,00 ini, dikerjakan oleh PT.Tri Manunggal Karya dengan Konsultan pembangunan CV. Maya Persada dan dibawah pengawasan langsung Kejaksaan Negeri Karawang. (pri)

















