Kuatkan Koordinasi lintas Sektor, Rembang Optimis Tingkatkan Praktik Baik Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

Berita, Sosial240 views

Rembang,SURYADINAMIKA.net-Tim Lembaga Perlindungan Anak (LPA ) Klaten kerja bareng UNICEF ,di Hotel Polos Rembang Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral tingkat Kabupaten Rembang sekaligus workshop closing kesejahteraan remaja pada wilayah setempat, Kamis, 20/11/24.

Membuka kegiatan Workshop ini, Sekretaris Bappeda Kabupaten Rembang Ratih Kusumawardani mengaku, pihaknya berupaya melayani komprehensif sejumlah penanganan kasus anak, baik yang masuk rujukan mitra baik dinas pendidikan ,catatan sipil ,layanan kesehatan dan lainnya.

“Poinnya, apresiasi terhadap kerjasama pemenuhan kebutuhan anak kepada seluruh OPD, ujar Ratih.

Ratih mengingatkan, sekalipun Kabupatennya menjadi rujukan Kabupaten/ Kota lain untuk sharing layanan dan penanganan anak, namun menurutnya, masih banyak yang harus ditingkatkan dari keberhasilan dicapai.

” Kita optimis bisa meningkatkan layanan pemenuhan hak anak, salah satunya melalui pertemuan ini” pungkas Ratih.

Sementara dikatakan Yunita Marini Nagel, Education Specialist UNICEF, dipilihnya Kabupaten Rembang dan Pekalongan adalah untuk mengamati kerentanan dan upaya pencegahan.

“Terkait ide dan inovasi sebagai pembelajaran dan praktik baik pemenuhan hak anak skala nasional, Kabupaten Rembang komitmen dan responsif, tandasnya.

Di kegiatan ini, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Rembang, Prapto Rahardjo, berterima kasih kepada UNICEF dan LPA Klaten, atas dampingan dan kolaborasinya yang telah berdampak besar terhadap pemenuhan tumbuh kembang anak dan remaja.

Prapto Rahardjo tegaskan, atas kolaborasi luar biasa dilakukan UNICEF , LPA Klaten dan OPD terkait, angka stunting dan angka kemiskinan kabupatennya berkurang.

“masa depan anak kita, tergantung kebijakan dan program yang kita buat, tegas Prapto.

Menyatakan sharing capaiannya, perwakilan LPA Klaten, Hidayatus Sholichah berujar Kabupaten Rembang layak menjadi tempat belajar kabupaten lainnya.

” banyak potensi dan pola telah di bangun dari Desa, Pesantren, Madrasah dan PKBM guna pemenuhan dan perlindungan Anak, ungkapnya.

Hadir di kegiatan ini, perwakilan Bappeda, Kemenag, Dikpora, Dinas Pendidikan, Lembaga Pendidikan, Ponpes, Kecamatan, dan Desa intervensi di Kabupaten Rembang.
( Mochammad Sinung Restendy )

Komentar