Karawang, SURYADINAMIKA.net – Seorang pecinta benda-benda pusaka, Haji Wahab (54) menyampaikan kekurang puasannya terhadap sikapĀ Pemerintah Kabupaten Karawang, yang dinilai tak memberikan perhatian khusus kepada “bedog lubuk”.
Menurut Haji Wahab, mestinya pemerintah Kabupaten Karawang memberikan perhatian khusus pada bedog lubuk, sebab perkakas itu memiliki sejarah yang lekat dengan sejarah Karawang.
Bedog lubuk itu khas Karawang. Masih menurut Haji Wahab, pada awalnya, bedog lubuk bukan hanya berpungsi sebagai alat rumah tangga, tapi digunakan sebagai alat perang yang digunakan prajurit Mataram ketika menyerang Batavia.
“Prajurit Sultan Agung kan dulu bermarkas di Karawang yang disiapkan menyerang Batavia senjatanya itu ya bedogĀ lubuk,” ungkap Haji Wahab (10/07/2022).
Makanya, sambung Haji Wahab, bedog lubuk dipake sebagai simbol Karawang sebagaimana dilihat di logo Kabupaten Karawang.
Lebih lanjut, sebagai warga Karawang ia meminta perhatian khusus dari para penguasa Karawang agar menghormati, menghargai secara khusus terhadap bedog lubuk
Ketika ditanya, perhatian khusus seperti apa yang diharapkannya, Haji Wahab menjawab tegas, Pemerintah Kabupaten Karawang segera menerbitkan produk hukum yang menetapkan bedog lubuk adalah warisan budaya asli Karawang.
“Tetapkan Perdanya supaya bedog lubuk menempati posisi penting dan berharga bagi seluruh warga Karawang dan mendapat pengakuan dari nasional maupun internasional”, pungkasnya. (Red)














Komentar