Mak Resih dan Mak Halimah Resmikan Jembatan Harmoni, Bupati Aep Jadi Saksi

terbukanya kembali akses Wadas - Sukaharja akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyaksikan prosesi gunting pita peresmian jembatan Harmoni Sasak Bodas oleh dua lansia warga Desa Wadas Kecamatan Teluk Jambe Timur Mak Resih dan Mak Halimah, Rabu 16/9/2026/ SURYADINAMIKA/ist

KARAWANG – SURYA DINAMIKA.NET

Dua lansia warga Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Mak Resih dan Mak Halimah, mendapat kehormatan meresmikan Jembatan Harmoni atau Sasak Bodas, Rabu (16/9/2026).

Keduanya menggunting pita sebagai tanda diresmikannya jembatan yang menjadi akses utama penghubung Desa Wadas dan Desa Sukaharja tersebut.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyaksikan langsung prosesi peresmian bersama rombongan.

Mak Resih dan Mak Halimah mengaku terkejut sekaligus bahagia ketika tiba-tiba diajak Bupati Aep untuk meresmikan jembatan yang selama ini menjadi akses penting bagi warga setempat.

Jembatan Harmoni memiliki panjang 12 meter dan lebar 5,5 meter. Pembangunannya menelan anggaran APBD Kabupaten Karawang sebesar Rp2 miliar dan kini kembali dapat dilalui kendaraan masyarakat.

Bupati Aep mengatakan pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada manfaat nyata, bukan sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan fisik.

“Jangan sampai pembangunan hanya selesai secara fisik, tetapi manfaatnya tidak dirasakan oleh masyarakat. Kita ingin setiap infrastruktur yang dibangun benar-benar untuk mempermudah aktivitas warga,” ujar Aep.

Menurut Aep, terbukanya kembali akses Wadas – Sukaharja akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kalau aksesnya mudah, mobilitas masyarakatnya juga akan lancar. Tentunya ini akan sangat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Aep juga memastikan Pemkab Karawang terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan dan penataan infrastruktur.

Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain penyelesaian penataan wajah masuk Kabupaten Karawang di Interchange Karawang Barat dan Karawang Timur, revitalisasi kawasan Rengasdengklok, pelebaran akses jalan Sungaibuntu, serta penataan wajah Kecamatan Cikampek.

Usai diresmikan, Aep meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jembatan Harmoni agar manfaat pembangunan tersebut dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya minta keberadaan jembatan ini dijaga bersama. Jangan hanya pemerintah yang bertanggung jawab, tetapi masyarakat pun ikut merawatnya,” tegasnya.

Warga menyambut gembira kembali berfungsinya jembatan tersebut. Selain memperpendek akses, keberadaan Jembatan Harmoni dinilai memudahkan mobilitas dan mendukung kegiatan usaha masyarakat.

“Kami bersyukur jembatan ini telah bisa digunakan. Akses kami sekarang lebih mudah dan tidak harus mencari jalur lain,” ujar Budi warga desa Wadas.(Pri)

Komentar