
KARAWANG, SURYADINAMIKA.NET — Kisah temuan bata kuno berukuran besar di Tegal Kramat Bata, Dusun Lemahduhur, Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, semakin kaya makna sejarahnya. Benda peninggalan masa lampau ini ternyata telah lama diketahui warga dan dijaga ketat berdasarkan wasiat leluhur.
Seorang warga penggarap sawah, Dayat (60), membenarkan bahwa di lokasi tersebut dulunya terdapat tumpukan bata besar yang jumlahnya banyak dan tidak diketahui siapa pemiliknya. Namun seiring berjalannya waktu, tumpukan itu perlahan hilang dan kini tersisa hanya empat potong yang berhasil diamankan.
“Dulu di sana memang banyak tumpukan bata besar, tidak tahu milik siapa. Sekarang sudah tidak ada, tinggal empat potong saja yang diamankan oleh tetua kita, Pak Ipo,” ujar Dayat.
Keempat potong bata kuno tersebut kini berada dalam perawatan Ipo (99 tahun), tetua adat di Dusun Lemahduhur. Ditemui di rumahnya, Ipo mengaku membawa bata-bata itu dari kawasan Tegal Kramat Bata ke rumahnya atas dasar wasiat leluhur. Ia diperintahkan untuk merawat dan menjaga benda-benda tersebut sebagai sesuatu yang sakral dan bernilai tinggi.

“Saya mendapat wasiat untuk merawat bata-bata itu dari Tegal Bata yang dikeramatkan , lalu saya bawa ke rumah untuk dijaga,” ungkap Ipo dengan suara yang masih tegas meski berusia hampir seabad.
Beni Burhani, yang meninjau temuan tersebut, sebelumnya menyampaikan bahwa keempat bata itu berukuran besar dengan berat yang berbeda-beda. Ciri fisiknya memiliki kesamaan yang mencolok dengan bata kuno hasil temuan di Situs Batujaya maupun lokasi arkeologi lain di wilayah Karawang utara, mengindikasikan adanya keterkaitan dengan peradaban kuno yang pernah berkembang di kawasan ini.
Kini, di usianya yang senja, Ipo tetap memegang teguh amanah tersebut. Warga berharap nilai sejarah yang tersimpan dalam bata-bata kuno ini dapat segera diteliti lebih lanjut oleh pihak berwenang, sekaligus menjaga tradisi dan penghormatan warga terhadap peninggalan leluhur yang telah dijaga turun-temurun selama berabad-abad.















Komentar