Satreskrim Polres Karawang Gelar 14 Adegan Pra Rekonstruksi Pembunuhan Berencana Karyawan Pabrik Toyota

Berita, Hukum, Kriminal219 views
dihadapan Kasat Reskrim Polres Karawang , tersangka pelaku eksekutor utama pembunuh Arif Sriono memperagakan rekontruksi saat dia membunuh korbannya

Karawang,|SDM|Satreskrim Polres Karawang Polda Jabar di jalan Sasak Misran kecamatan Klari Karawang, menggelar pra rekonstruksi pembunuhan berencana terhadap karyawan pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia Arif Sriono (33) yang diotaki Ossy Claranita Nanda, istri almarhum sendiri, Senin (22/1/2024).

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP.Abdul Jalil, memandu langsung jalannya rekonstruksi, bersama Tim Sanggabuana Polres Karawang.

Sebanyak empat belas adegan rekonstruksi, diperagakan oleh Rizal (RZ) tersangka eksekutor utama pembunuh Arif Sriono dan Pandu( PD) eksekutor kedua dihadapan penyidik disaksikan seribuan masyarakat yang sengaja datang ke TKP.

” perkara pembunuhan ini menarik perhatian masyarakat luas, kata AKP.Abdul Jalil.

Pantauan SuryaDinamika.Net dari TKP mencatat, berawal pelaku eksekutor pembunuh Pandu ( PD) memperagakan rekonstruksi saat dia menghubungi almarhum Arif Sriono kakak iparnya,meminta agar almarhum menjemput dirinya dari TKP mengaku sepeda motornya mogok.

Adegan berikutnya, pelaku Pandu memperagakan, ketika
almarhum Arif Sriono tiba di TKP mengendarai sepeda motor vixion miliknya.

Diperagakan oleh pelaku Rizal, pada sebelumnya, dia membantu mendorong motor korban, lalu pelaku naik ke jok sepeda motor almarhum (mengambil posisi membonceng di belakang almarhum.

Sesaat kemudian diperagakan sang pembunuh bayaran itu, Rizal menerima kode khusus dari Pandu, dengan menengok ke belakang lalu anggukkan kepalanya.

usai melihat kode itu ,Rizal langsung mencabut pisau yang pada sebelumnya diselipkannya di pinggang sebelah kanannya, lalu dengan sadisnya pisau itu ditusukkan ke leher almarhum Arif Sriono.

saat itu diperagakan pelaku, almarhum Arif Sriono, mencoba melawan Rizal. almarhum Arif Srionimencengkram kuat tangan kiri Rizal dan keduanyapun terjatuh dari motor Vixion almarhum.

Korbanpun lalu meminta tolong kepada pelaku Pandu adik iparnya.

Namun bukan pertolongan yang diberikan oleh Pandu, melainkan sabetan celurit diarahkan ke tubuh Arif Sriono kakak iparnya, dan kali berikutnya, sang eksekutor pembunuh bayaran Rizal menusukkan pisaunya ke perut dan leher almarhum hingga lima kali tusukan dilakukan keduanya bersama-sama.

Usai membunuh almarhum, kedua pelaku kabur membawa serta sepeda motor almarhum dengan cara distep.

Dari pemeriksaan dilakukan polisi terhadap pelaku, diketahui kemudian, Pandu dan Rizal sempat berhenti di sebuah Alfamart Loji.

Dari tempat itu, Pandu lalu menelepon kakak kandungnya ,Ossy Claranita, (sutradara kasus pembunuhan ini) yang tak lain istri dari almarhum Arif Sriono sendiri , yang dikatakannya saat itu tengah berada di Bandung.

Pandu menyampaikan kepada kakak kandungnya OC, jika dia dan Rizal, telah membunuh Arif Sriono ,serta menyebut kalau Rizal akan pulang ke kampungnya di Banyumas Jawa Tengah.

Mendengar demikian, OCpun lalu menstranferkan uang dijanjikannya untuk pelaku Rizal dan mengarahkan Pandu, agar Rizal segera membawa motor milik almarhum Arif Sriono suaminya, kemudian membuang pisau bukti kejahatan dilakukannya,” ungkap AKP Abdul Jalil.z

Dari penjelasan pelaku, Polisi berhasil merinci kronologi dan rute pelarian mereka.

” Dari pemeriksaan dilakukan kepada pelaku dan 17 saksi, Polisi berhasil membuka fakta baru dalam kasus ini,” ungkap AKP.Abdul Jalil.

AKP.Abdul Jalil memastikan, pihaknya masih akan melakukan investigasi guna mengungkap lebih detail kasus ini.

Diberitakan SuryaDinamika sebelumnya, Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, dalam Pers Confrence, pengungkapan kasus pembunuhan buruh pabrik otomotif Toyota Motor Manufacturing Indonesia tanggal 17 Januari 2024 memaparkan, almarhum Arif Sriono, ditemukan mati tergeletak di jalan oleh masyarakat yang melintasi jalan Sasak misran, pada Selasa dini hari tanggal 9 Januari 2024, sekira jam OO.17 WIB.
Arif Sriono mati dengan tubuh bersimbah darah.
Masyarakat lalu menduga, Arif Sriono mati akibat perbuatan begal.

Melalui Pers Confrence ini disebutkan Kapolres Karawang, berawal, Polsek Klari mendapat info dari warga yang ronda malam, menyebut, ada masyarakat pelintas jalan menemukan mayat seorang pria dalam kondisi tubuh bersimbah darah di jalan Sasak Misran Klari, dengan luka tusuk sebanyak 5 kali dan diduga korban begal, karena sepeda motor korban dibawa pelaku” ungkapnya.

Atas info diterima, Tim Sanggabuana, bersama Tim Jatanras Polda Jabar langsung olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan lakukan penyelidikan.

17 saksi diperiksa penyidik Satreskrim Polres Karawang dari sejal keluarga almarhum, rekan almarhum, serta masyarakat sekitar TKP, jelas Kapolres,

” dari situ kemudian kami Polres Karawang mendapat petunjuk, kalau motif begal, itu hanya skenario untuk menutupi motif sebenarnya.” kata Kapolres.

Hasil penyelidikan Polisi menyimpulkan, motif utama pembunuhan adalah pengakuan istri Arif Sriono yang menyebut dia dendam dan sakit hati kepada almarhum suaminya.

Ossy Claranita (OC), bersama Pandu(PD) adik kandungnya , merencanakan pembunuhan terhadap Arif Sriono, sebagai upaya balas dendam dari ke tidak harmonisan rumah tangganya.Termasuk kerap ribut soal ekonomi keluarga.( pri)