Karawang, SURYADINAMIKA.NET -Ratusan warga Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, merespons positif dan antusias kehadiran Reses II hari ketiga anggota DPRD Kabupaten Karawang Daerah Pemilihan (Dapil) I, Natala Sumedha, Rabu siang, 11 Februari 2026.
Kegiatan yang digelar di aula Kelurahan Nagasari itu menjadi wadah penyerapan aspirasi pembangunan masyarakat setempat.
Natala Sumedha yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Sekretaris Komisi II DPRD Karawang, menegaskan, pentingnya peran reses sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.
āAnggota DPRD adalah bagian dari pemerintahan. Karena itu, apa yang menjadi urgensi pembangunan dari masyarakat Nagasari agar disampaikan dalam reses ini, untuk kemudian diteruskan kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Karawang melalui rapat badan anggaran DPRD,ā ujar Natala.
Ia menyebut Kelurahan Nagasari sebagai wilayah yang unik. Dengan jumlah penduduk sekitar 22 ribu jiwa, luas wilayah 113 hektare, serta jumlah hak pilih mencapai 16.700 orang, Nagasari merupakan kawasan perkotaan yang menjadi etalase pusat pemerintahan Kabupaten Karawang. Meski demikian, sebagian wilayahnya masih mempertahankan karakter perkampungan.
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan beragam aspirasi pembangunan.
Diantaranya usulan pengadaan mobil ambulans kelurahan, alat fogging nyamuk, pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu), posyandu, drainase, jalan lingkungan, sarana ibadah, sarana pendidikan masyarakat, hingga perapihan lokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

Sementara itu, Lurah Nagasari, Hasbulloh, mengungkapkan, bahwa pihak kelurahan telah mengajukan sebanyak 23 usulan pembangunan untuk program tahun 2027.
āEnam usulan pembangunan di antaranya sudah disampaikan melalui forum Musrenbang Kecamatan Karawang Barat,ā jelasnya.
Di tengah dialog bersama warga, Natala Sumedha turut menyoroti potensi meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) pascabanjir yang baru-baru ini melanda sejumlah wilayah.
āKami khawatir wabah DBD akan mengganggu wilayah Kelurahan Nagasari. Karena itu selain merespons usulan infrastruktur, persoalan kesehatan lingkungan juga harus menjadi perhatian,ā ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Natala menyatakan kesiapan membantu operasional satu unit mobil ambulans miliknya untuk kebutuhan darurat warga Kelurahan Nagasari.
āMudah-mudahan di bulan Juni atau Juli 2026 ambulans sudah bisa disiapkan. Memang sudah ada instruksi agar setiap anggota dewan memiliki satu mobil ambulans, dan nantinya mobil itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan warga Nagasari,ā kata Natala.
Ia juga merespons harapan warga terkait pengadaan alat fogging nyamuk.
āUntuk mesin fogging yang digendong juga nanti akan kita siapkan,ā pungkasnya, yang langsung disambut gembira disertai riuhnya tepuk tangan warga yang hadir.
Kegiatan reses tersebut berlangsung hangat dan interaktif, mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menyuarakan kebutuhan pembangunan di wilayah Kelurahan Nagasari. ( Pri )














Komentar