SuryaDinamika.net – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Desa Bentangan Kabupaten Klaten Jawa Tengah hari ini meresmikan peluncuran 80.081 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.
Kegiatan ini, pula diikuti melalui daring di Kantor Pemerintah Daerah sebagaimana ditunjuk. Senin siang 21/7/2025.
Presiden Prabowo menyebut, hari ini sebagai hari bersejarah dalam sebuah usaha besar. Menurutnya , konsep koperasi adalah untuk orang yang lemah, karena orang yang kuat dia takkan mau berurusan dengan koperasi.
” orang yang kuat, akan bikin PT, dia akan bikin Holding Company atau dia akan bikin Corporation dll, kata Prabowo.
Prabowo berujar, Koperasi, sebagai alat bangsa yang lemah. Konsepnya Lidi, yang harus disatukan menjadi sebuah kekuatan, dari ekonomi lemah menjadi ekonomi kuat, katanya.
Konsep koperasi adalah gotong royong, karenanya diprediksi, gerakan koperasi tidak akan disukai oleh pemodal kapitalis yang menganggapnya sebagai pesaing bisnis.
Untuk Hegemoni berkuasa mutlak .Koperasi sebagai alat pihak lemah yang merubah menjadi kekuatan dan sarana untuk berdaulat.
Prabowo menegaskan, Kemerdekaan sejati adalah Kemerdekaan Ekonomi. Dan menurutnya, negara yang Merdeka adalah yang bisa memberi makan dan menjamin kehidupan layak rakyatnya.
Mantan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( HKTI ) dan Pembina Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA ) itu berujar, ada terjadi ketimpangan dalam pasok distribusi pupuk di tanah air yang mensyaratkan sedikitnya 145 aturan dan belasan tanda tangan yang diperlukan dari pabrik ke tangan petani.
” setiap tahunnya harga padi petani jatuh ,kata Presiden Prabowo, seraya menyebut rentenir merupakan momok bagi kehidupan petani desa.
” rantai ini harus kita potong, dan harus berani ambil tindakan besar, tegas Prabowo.
Presiden Prabowo Subiyanto pula mengancam,negara akan merampas aset pengusaha penggilingan padi nakal yang merugikan masyarakat dan tidak taat aturan UUD 1945.
Menurut Presiden, pengusaha beras nakal itu setiap minggu untung dua Trilyun rupiah, sementara negara ini per tahunnya merugi hingga 100 Trilyun rupiah.
“Pengusaha beras nakal itu berupaya menjadikan Indonesia terus miskin. Karenanya saya perintahkan Kapolri, dan Jaksa Agung untuk mengusut dan menindak tegas pengusaha penggilingan padi brengsek yang telah memanipulasi label beras itu. Jika dia tak mau berniat baik untuk kembalikan yang 100 Trilyun rupiah itu, akan kita tindak”, sambung Presiden Prabowo sembari menyebut, hingga saat ini untuk program Makan Bergizi Gratis ( MBG) baru menjangkau 6,7 juta anak Indonesia.
” ini serakah, vampire ekonomi dan tidak patuh undang- undang. jika per tahun 100 Trilliun rupiah ini kita tertibkan, itu artinya, kita bisa memperbaiki 100 ribu sekolah. Jaksa Agung dan Kapolri, Usut tuntas ini !, ” kata Prabowo menegaskan perintahnya.
Presiden Prabowo menyebut, dari kuatnya motivasi telah terbentuk 80.000 Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih diseluruh pelosok Indonesia.
“Ini baru kelembagaan dengan 108 model, jika ada aset tak terpakai agar diserahkan ke Koperasi, dan
untuk mendorong kepercayaan diri, kita luncurkan 80.000 Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperpendek rantai aliran obat-obatan bagi rakyat.
Presiden Prabowo mengingatkan, Laboratorium mutu beras telah banyak di daerah. Pula dengan kecerdasan buatan yang bisa cepat untuk melacak ketidak beresan.
” Mari tegakkan kebenaran diatas kepentingan lain, didada kita hanya ada Merah Putih,tegas Prabowo.
Sementara diingatkan Presiden Prabowo soal usaha Koperasi Merah Putih, dikatakannya, agar pengurus koperasi memakai lemari pendingin untuk simpan makanan.
” Siapkan geray di tiap desa, dan harus ada apotik desa .
Untuk orang tak mampu agar di upayakan gratis, ujar Presiden Prabowo sembari menyebut, nantinya di setiap Koperasi akan ada satu mobil Truk dan satu mobil pickup serta satu becak motor ( cator).
” Nantinya, ikan dan daging harus sampai ke tiap keluarga ditengah masyarakat,kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menegaskan, pengurus Koperasi merah putih harus bisa melaksanakan operasional koperasi secara baik. Koperasi Merah Putih itu milik rakyat yang akan diawasi ketat melalui tekhnologi digitalisasi.
Presiden Prabowo minta maaf, jika ada orang yang memandang pidato disampaikannya tidak ilmiah, namun menurutnya, kesemuanya untuk kebaikan Indonesia,katanya.
Sesaat sebelum turun dari podium , Presiden Prabowo menyempatkan untuk terlebih dahulu menyerahkan SK Badan Hukum Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih kepada lima perwakilan ketua Koperasi Desa Merah Putih, diantaranya, Ketua Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP) Bentangan Wonosari, Klaten, Bambang Gunarsa. Ketua KDMP Sumbung, Cepogo Boyolali, Jamaludin Adi Wijaya. Ketua KDMP Desa Tambak, Karangdowo, Klaten Parni . Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banyu anyar, Banjarsari, Surakarta Sumanto; dan Ketua KDMP Desa Ceper, Klaten Riska.
Penyerahan SK badan Hukum Koperasi desa dan Koperasi kelurahan Merah Putih menandai pengakuan resmi atas badan hukum koperasi yang sudah terbentuk dan beroperasi di desa dan kelurahan.
Berdasar data pemerintah, hingga hari ini, telah terbentuk 81.140 unit Kopdes dan Kopkel Merah Putih di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, 80.081 koperasi telah memiliki status badan hukum.
Pemerintah Indonesia pula telah menyiapkan 108 koperasi percontohan yang diharapkan dapat menjadi model bagi yang lainnya.
Dikesempatan ini, Menko Pangan Zulkifli Hasan selaku Ketua Satgas Percepatan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih menyampaikan, Presiden Prabowo Subiyanto berpesan, masyarakat Indonesia agar berdikari dan tidak bergantung soal pangannya sendiri, termasuk ekosistem ekonomi berbasis desa.
Koperasi Merah Putih bertujuan untuk memotong pasok rantai rentenir dan tengkulak serta pemberdayaan petani desa dan nelayan dengan prinsip gotong royong.
” Satuan tugas akan mendampingi koperasi untuk pengadaan gerai sembako, outlet gas elpiji 3 kg, klinik apotik desa ,pengering padi / jagung, agen pupuk , pembayaran listrik juga BRI link sesuai potensi desa.
Untuk Kantor Koperasi desa Merah Putih bisa memanfaatkan ruangan gedung desa atau sekolah yang tidak dipakai .
” dipastikan pada 3 bulan mendatang Koperasi Merah Putih telah beroperasi di desa dan kelurahan di wilayah Indonesia.
“Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya’ pungkas Zulkifli Hasan. ( Pri)















Komentar