Karangligar Kembali Terendam Banjir

Berita, Daerah32 views

Karawang, SURYADINAMIKA.NET– Hujan turun di beberapa hari awal bulan Mei, kembali membawa dampak banjir di 5 desa di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat.  Banjir berasal dari luapan Sungai Cibeet. Hingga saat ini hanya di Karangligar yang masih terendam hingga Rabu, 6 Mei 2026.

Rumah warga yang terendam bertambah, dari sebelumnya hanya 372, menjelang siang jadi 442 rumah. Memasuki waktu ashar mulai surut dan tersisa 277 rumah masih terendam. Terdapat 3 masjid dan 3 musholla yang masih terendam banjir. Fasilitas umum lain yang masih terendam, 2 sekolah yakni SMPN 1 Telukjambe Barat dan SDN Karangligar 1.

Pantauan media hari ini, ketinggian air antara setengah meter hingga dua meter. Warga terdampak masih mengungsi di Aula Desa Karangligar, dan di rumah warga lainnya yang masih aman. Keterangan warga mengatakan, banjir masuk ke permukiman mereka, Selasa dinihari, 5 Mei 2026.

Pemkab Karawang melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) telah menurunkan logistik untuk kebutuhan makan pengungsi, berupa beras sebanyak 200 kg, susu formula buat pemenuhan nutrisi balita 4 box, mie instan 20 dus, air mineral 15 dus, popok bayi 10 pcs, biskuit 1 dus, sabun mandi 1 dus, susu bayi 5 box, seragam sekolah SMA 5 pasang, delta kit 1 dus, cream obat nyamuk 2 bungkus, susu botol 6 krat serta kopi bubuk 1 dus.

“Logistik yang sudah kami terima sebenarnya belum mencukupi karena jumlah warga terdampak yang mengungsi sebanyak 1.389 jiwa. Di antaranya terdapat 70 balita dan 7 bayi. Namun setidaknya, ini dapat membantu mengurangi beban kami,” tutir Radi, Ketua RW Dusun Pangasinan saat ditanya wartawan.

Selain menggenangi pemukiman, banjir kali ini membuat turap tanggul sungai sekunder yang sedang dalam perbaikan oleh BBWS sejak pertengahan April 2026 mengalami jebol dan roboh di 3 titik.

Permukiman warga di Dusun Kampek dan Dusun Pangasinan di RT.04/01 debit banjirnya bertambah. Sumbernya dari Sungai Citarum yang meluap melalui saluran air Rawakonang. Akibatnya beberapa hektar sawah terendam banjir.

Terkait kondisi tersebut, Camat Telukjambe Barat Rully Sutrisna mengaku belum mendapat laporan detail atas apa yang terjadi di wilayah tugas dinasnya. Namun katanya, ia sudah meminta kepada tim relawan BPBD di lokasi-lokasi banjir agar bantuan logistik diarahkan ke titik-titik pengungsian.(red)

Komentar