New Comer, Dea Eka Rizaldi,SH, Caleg DPRD Propinsi Jawa Barat, Raih Suara Signifikan

Berita519 views

Karawang, |SDM| Dea Eka Rizaldi SH, Calon Legislatip dapil Jabar 10 Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang dari Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerinda ) walau “new comer” tetapi Dea Eka Rizaldi SH dapat medulang angka suara yang signifikan sekira 50,120 suara berdasarkan Quick count Dea Center. Rabu ( 21/2/2024 )

Sekretaris Dea Center, Drs. H. Nana Taruna MM, merilis Perolehan suara ini berdasarkan hasil perhitungan formulir C1 yang masuk ke Dea Center , Quick count dilakukan setelah satu hari pencoblosan, tepatnya 15 Februari 2024.

Dijelaskan H. Nana perolehan suara terbanyak Dea Eka Rizaldi berada di Kabupaten Karawang tepatnya, Kecamatan Klari 14.578 suara dari 485 TPS, Kecamatan Rawamerta 6.820suara dari 157 TPS dan Kecamatan Kutawaluya 2.753 suara dari 185 TPS. Perolehan suara Dea Eka Rizaldi berdasarkan input C1. 6.519 TPS dari 6.890 TPS di Kabupaten Karawang, serta masih ada sekitar 3500 TPS yang belum terinput, sementara suara dari Kabupaten Purwakarta baru terinput 879 suara.
Tentunya Quick count ini dilakukan untuk mengukur tingkat dan potensi kemenangan Dea Eka karena kalau melihat Sirekap real count KPU perolehan suaranya masih flutuatif.

” Terkadang cenderung naik bahkan terkadang cenderung turun, contoh, hari Selasa kemarin perolehan suara Dea Eka di sirekap KPU mencapai 10.000 suara tetapi hari ini malah turun menjadi 7 ribu.” H. Nana Taruna menjelaskan.

H. Nana Taruna menambahkan, Quick count Dea Center masih akan terus berlangsung sampai dengan input jumlah TPS mencapai 1006 dan pihaknya optimis jika Dea Eka Rizaldi SH, dapat meraih suara signifikan dari dapil Jabar 10.

” Meski sebagai pendatang baru di Partai Gerindra Dea Eka Rizaldi SH, akan membuktikan sebagai salah satu caleg yang berhak dan layak duduk di kursi DPRD Provinsi Jawa Barat.” H. Nana bersemangat.

” Dan Quick count ini juga kami lakukan untuk mengantisipasi potensi kecurangan – kecurangan yang akan terjadi. Pemilu ini pestanya rakyat, maka rakyat lah yang berhak menentukan siapa wakil rakyat mereka, jangan sampai suara rakyat dikalahkan oleh human error atau machine error sirekap.” pungkasnya.(Mayor)