Disparbud Karawang Siap Dongkrak Potensi Destinasi Wisata

Berita, Daerah455 views
Plt.Kadisparbud Kabupaten Karawang H.Jaeni SPd , MM Pd

Karawang,SURYADINAMIKA.net-Plt. Kepala Dinas Pariwisata Budaya Kabupaten Karawang Jawa Barat H.Jaeni SPd.MM Pd mengaku, mengisi tahun 2025 pihaknya berkiat mendongkrak potensi destinasi wisata Karawang .

Disbudpar Karawang, melibatkan 7 orang Tim ahli cagar budaya ( TACB) asal akademisi, terus menggali potensi wisata di Kabupaten Karawang , salah satunya menunjuk Sekolah Dasar Pisang Sambo kecamatan Batujaya yang kini sudah ada DED nya dan segera proses renovasi sesuai bentuk aslinya.

Dikatakannya, disamping area wisata laut yang ada, seperti Pantai Tanjung Pakis di kecamatan Pakis Jaya, Pantai Sedari di kecamatan Cibuaya, Pantai Cibendo di kecamatan Tempuran, Pantai Samudera Baru di kecamatan Pedes dan Pantai Tanjung Baru di kecamatan Cilamaya Kulon, Dinas Pariwisata dan Budaya Karawang mengaku telah melakukan survey pada 10 desa wisata lainna di Kabupaten Karawang, diantaranya, Situ Kamojing di Desa Kamojing kecamatan Cikampek, wisata kebun dan hutan di desa Cintalaksana Kecamatan Pangkalan, wisata air dengan dermaga perahu nelayan ke sarakan dan hutan mangrove di Desa Tambak sari, area wisata kerajinan pindang di cikampek Utara.

” terlebih dulu, kita akan fokus ke 4 desa itu ,dan kegiatannya telah dimulai, kata Jaeni sembari menyebut, untuk desa wisata itu didalamnya ada desa rintisan,desa berkembang dan desa wisata mandiri, urainya.

” Insha Allah kaitan rencana ini menurut kami yang paling pas melakukan pengelolaan adalah Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) desa setempat melalui pola pentahelix dengan melibatkan elemen terkait, sambung Jaeni di kantornya, Selasa, 31/12/2024 petang .

Sementara, kala disinggung SuryaDinamika soal keamanan area wisata guna kenyamanan wisatawan yang datang ke Kabupaten Karawang, diungkapkan Jaeni ,untuk soal ini, pihaknya akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri melalui kolaborasi pentahelix.

” Terpenting, bagi masyarakat penyelenggara wisata di Karawang harus mengedepankan Sapta Pesona, tandasnya.

Jaeni menyebut kendala dihadapi pihaknya dalam memajukan potensi wisata di Kabupaten Karawang satu diantaranya soal kepemilikan lahan wisata.

” sebut saja lokasi wisata di pegunungan Karawang selatan ,seperti area wisata Curug Cigeuntis kecamatan Tegal Waru. Lahan area wisata Curug Cigeuntis itu sepenuhnya miliknya Perhutani, yang secara aturan tidak bisa langsung bekerja sama dengan pemerintah daerah melainkan harus Tripartit, ungkapnya.

Jaeni menyebut, secara makro ,untuk PAD sektor wisata Kabupaten Karawang sudah mencapai ratusan milyar rupiah. Namun bicara soal wisata, irisannya adalah efek domino. Jika wisatanya maju, maka akan mendongkrak efek domino lainnya di daerah itu, misalnya perhotelan atau penginapan masyarakat ,jasa transportasi, UMKM, kuliner lokal ,serta lainnya.

Untuk pendapatan asli daerah ( PAD) bahwa, kewajiban pajak itu adalah ranah Bapenda, Disparbud hanya mengelola retribusi saja, terang Jaeni.

Guna mendongkrak PAD sektor wisata Kabupaten Karawang, pemerintah Karawang penting melakukan pembinaan terhadap sumber daya manusia ( SDM ) pemandu wisata.

Memungkas pernyataannya, Jaeni membandingkan lokasi wisata Heritag kampung kuno Kayu Taman kota Malang Jawa Timur ,yang dikatakannya hanya ada dua RW dengan bangunan kuno.

Melalui kelompok sadar wisata ( Pokdarwis ) dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes )masyarakat setempat memberdayakan potensi industri rumahan.
Terkait itu pula, forum desa wisata ( fordesta ) di Kabupaten Karawang juga lebih menitik beratkan kepada Bumdes, katanya.( pri )

Komentar