
KARAWANG – SURYADINAMIKA.NET
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengawali kepemimpinan direksi baru PD Petrogas Persada Karawang dengan target tinggi dan ultimatum tegas.
BUMD milik Pemerintah Kabupaten Karawang itu diminta segera menghasilkan kinerja nyata, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menangkap peluang bisnis strategis. Jika gagal menunjukkan kemajuan dalam dua tahun, jajaran direksi dipastikan akan dievaluasi.
Ultimatum tersebut disampaikan Aep saat melantik Direksi PD Petrogas Persada Karawang masa bakti 2025–2031 di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Karawang, Kamis (23/7/2026) siang.
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 100.3.3.2/Kep.431-Huk/2026, Moh Cholid resmi dilantik sebagai Direktur Utama. Sementara Elis Suciati dipercaya menjabat Direktur Administrasi dan Keuangan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 100.3.3.2/Kep.432-Huk/2026.
Bupati Aep menegaskan, pelantikan direksi baru bukan sekadar pergantian pejabat BUMD. Kepemimpinan baru harus menjadi titik balik kebangkitan PD Petrogas Persada agar tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi mampu menjadi lokomotif bisnis daerah yang menghasilkan keuntungan dan memperkuat PAD Kabupaten Karawang.
Menurut Aep, Karawang memiliki potensi besar di sektor energi, kawasan industri, hingga perhotelan yang selama ini harus mampu diterjemahkan menjadi peluang usaha yang menguntungkan.
Salah satu peluang yang didorong adalah pembangunan jaringan gas rumah tangga yang dinilai memiliki prospek bisnis sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia juga meminta percepatan perubahan status PD Petrogas Persada menjadi Perseroda agar perusahaan memiliki keleluasaan memperluas investasi, membangun kemitraan strategis, serta bersaing secara profesional di dunia usaha.
Bupati Aep menegaskan, kepercayaan penuh yang diberikan tidak bersifat tanpa batas. Pemerintah Kabupaten Karawang akan mengukur capaian direksi melalui evaluasi berkala.
“Kalau dalam dua tahun tidak ada perkembangan, tentunya akan dilakukan evaluasi,” tandas Aep.
Sementara itu, Dewan Pengawas PD Petrogas Persada Karawang, Agus Rifai, menyatakan direksi yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka dan ketat oleh panitia seleksi.
Menurutnya, figur-figur yang terpilih memiliki kapasitas untuk membawa perusahaan menjadi BUMD yang profesional, sehat, dan mampu bersaing.
Agus menargetkan perubahan status PD Petrogas Persada menjadi Perseroda dapat terealisasi pada tahun ini.
Dengan status baru tersebut, perusahaan diharapkan lebih agresif menangkap peluang investasi, memperluas usaha, dan meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan daerah.
Pelantikan direksi baru ini menjadi awal pembuktian bagi PD Petrogas Persada.
Target yang dipasang Bupati tidak hanya sebatas pergantian kepemimpinan, tetapi lebih kepada menuntut lahirnya BUMD yang mampu mencetak laba, memperkuat investasi daerah, dan menjadi salah satu penopang utama PAD Kabupaten Karawang. (Pri)








Komentar