Artificial Intelligence ( AI) Bukan Ancaman Bagi Jurnalis

Praktisi Media Nasional Managing Editor Digital Strategic Distribution and Partnership Kompas.Com, Laksono H.W

Karawang,|SDM|Memperingati Hari Pers Nasional ( HPN) Ke 78 Tahun 2024, Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Kabupaten Karawang, di Hotel Mercure menggelar Seminar Nasional berthema ” AI Dalam Jurnalistik Peluang atau Ancaman? dimoderatori Ketua Serikat Media Siber Indonesia Kabupaten Karawang, Suhlan Pribadi, Rabu ( 6/3/2024) siang. Bu Bu

Hadir pada kegiatan ini, pembicara seminar, Pakar Artificial Intelegence Dosen Jurnalistik Universitas Padjadjaran Dandi.S, Praktisi Media Nasional Managing Editor Digital Strategic Distribution And Partnership Kompas.com serta Akademisi Dekan Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang, Imam Budi Santoso.

Pakar Artificial Intelligence( AI) Dosen Jurnalistik Universitas Padjadjaran Dandi.S menyebut, AI bukan ancaman bagi jurnalis, melainkan tekhnologi canggih yang akan membantu pekerjaan jurnalis.

Menurutnya, Artificial Intelligence ( AI ), dapat meringankan pekerjaan jurnalis ,membuat karya jurnalis lebih menarik dan menempatkan karya jurnalistik di lintas platform.

Senada diungkapkan Dandi, Praktisi Media Nasional Managing Editor Digital Strategic Distribution And Partnership Kompas.com ,Laksono,H.W, tegaskan, Artificial Intelligence ( AI) mempercepat produksi karya jurnalisme dan bukan pengganti manusia jurnalis.

” Prinsip kode etik dan moral jurnalisme, tetap dijaga oleh manusia, karena tak mungkin dapat dilakukan oleh mesin AI, tandas Laksono,H.W.

Sementara dikatakan pakar hukum Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika ) Imam Budi Santoso, bahwa Artificial Intelligence (kecerdasan buatan ) itu bukan subyek hukum, melainkan obyek hukum.
Terkait kerja profesi jurnalis, ungkap Imam Budi Santoso, mengaku, pihaknya siap untuk melakukan pendampingan pembelaan hukum,katanya. ( pri)