Tujuh Hari Ditinggal Pekerja, Renovasi Ruang Multipungsi BPP/UPTD Pertanian Pedes, Memicu Asumsi Negatif Publik

Berita266 views

Karawang,|SDM|Pemerintah, melalui Dinas Pertanian dan Ketahana Pangan Kabupaten Karawang, menggelontorkan bantuan berupa Dana Alokasi Khusus, (DAK) Fisik tahun 2023, salah satunya perbaikan kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) wilayah Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang.

Di lokasi proyek tersebut ada beberapa titik bangunan yang mendapatkan bantuan, yang ternyata digarap oleh tiga CV pemenang tender, dengan nama CV yang berbeda.

CV Empat Bintang Perkasa, menggarap 2 (dua ) bangunan Renovasi Ruang Multipungsi, dengan nilai kontrak Rp.134.710.000, waktu pelaksanaan 60 hari kalender.

Namun, saat awak media ini mengkonfirmasi tentang pekerjaan tersebut, tidak satu orang pun berada di lokasi pekerjaan. Diketahui, sudah seminggu pekerjaan itu tertunda dan tak ada aktivitas pekerja.

Menurut para pekerja yang bekerja di titik berbeda, benar, sudah seminggu tidak ada kegiatan pekerjaan di sana, dengan tidak diketahui apa penyebabnya.

” Dua bangunan itu salah satunya sudah seminggu tidak ada yang bekerja, alasan di tinggal oleh pekerja saya tidak tahu,” ungkap pekerja yang beda CV, Sabtu (19/8).

Keterangan berbeda diperoleh dari H.Dias Kepala BPP UPTD Pedes, ketika dikonfirmasi melalui WA, mengatakan ” Ooh, perkawis bangunan mah abdi tidak terlibat apapun, mangga, ka kantor Dinas karawang aja”, tuturnya. (Oh, kalau soal bangunan, saya tidak terlibat, silahkan ke kantor dinas Karawang saja).

” Punteun perkawis kegiatan pembangunan tersebut abdi tidak terlibat di dalamnya. Uptd hanya sebagai penerima manfaat, bpk. Ada pun perkawis pengawasanpun sama PUPR, kata kepala UPTD.

Lanjut H.Dias,” Yang pojok pinggir jalan raya itu cuma pas tgl 17 aja nggak kerja. Kalo yg tengah 4 hari kalo nggak salah, terangnya.(19/8).

Padahal untuk pengawasan proyek tersebut bukan dari PUPR melainkan dari Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan.

Adanya perbedaan pendapat antara pekerja dan Kepala UPTD, disinyalir ada pembiaran dari pihak pengawas Dinas Pertanian Kabupaten. Dengan tidak ada aktifitas pekerja dari Cv Empat Bintang Perkasa, yang diduga mangkrak.
(JSB)