Warga Keluhkan Banyak Lampu PJU Layapan Gelap

Berita, Daerah4,047 views

Karawang,|SDM| Jalur Layapan sepanjang kurang lebih 7 kilometer menghubungkan desa – desa di Kecamatan Tempuran dengan Kecamatan Telagasari merupakan jalur penting yang tak pernah sepi dari pengguna jalan baik kendaraan bermotor roda empat maupun roda dua.

Menjelang sore dan malam hari, jalur tersebut didominasi oleh pengguna jalan dengan kendaraan bermotor roda dua, terutama para karyawan yang pulang kerja di kawasan industri.

Sudah sejak lama jalur Layapan dikenal dengan sebutan jalur rawan. Disamping sering terjadi tindak pidana kejahatan jalanan, juga bahaya kecelakaan lalulintas, sehingga penerangan jalan sepanjang jalur Layapan dianggap perlu dan sangat penting.

Beberapa tahun terakhir memang pemerintah sudah memasang lampu-lampu tersebut berupa PJU.

Tapi sayang lampu-lampu PJU itu sudah banyak yang mati alias tidak menyala, sehingga pengguna jalan di malam hari sering dihantui kekhawatiran.

Melihat kondisi ini, seorang warga Tempuran, H. Dadang,  mengharapkan perhatian pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera mengganti lampu lampu PJU yang mati.

“pang usulkeun ttg PJU di jalur layapan yg mati terus. jln menjadi gelap , rawan kecelakaan dan kejahatan. 🙏🙏🙏” tulisnya di WAG.(4/7).

Warga lain juga mengaku khawatir dengan banyaknya lampu PJU di jalur tersebut.

Ocim, warga Pondokbales Desa Lemahsubur Kecamatan Tempuran mengaku telah menghubungi pejabat terkait, bahwa lampu PJU di Prapatan Pondokbales sudah lama mati, minta diperbaiki, tapi belum juga terealisasi. (Red)