Aksi Heroik Tim K3 Pupuk Kujang Sigap Selamatkan Karyawan Terjebak di Gedung Tinggi

Berita350 views

SURYADINAMIKA.net, Karawang — Dari gedung administrasi Pupuk Kujang terdengar berulangkali bunyi ledakan besar memekakan telinga. Disusul bunyi alarm yang saling bersahutan. Sejumlah karyawan nampak berupaya menyelamatkan dirinya agar bisa keluar dari dalam gedung, namun diantara mereka ada yang terjebak di lantai atas gedung itu.

Dalam situasi menegangkan, nampak sejumlah mobil pemadam kebakaran dan ambulans sigap berdatangan. Tim K3 Pupuk Kujangpun sigap bergerak mengevakuasi orang-orang digedung itu dengan caranya.

Dari lantai atas gedung, nampak kain panjang terjurai keluar melalui jendela. Tim K3 yang ada di bawah dengan cekatan menyambutnya, kemudian memasang kain itu agar tidak kendur dan membentuk lorong perosotan.

Sejurus kemudian, sejumlah karyawan nampak meluncur dari atas gedung menggunakan kain yang terjurai itu, dan, merekapun selamat, bisa ke luar dari gedung itu.

Metode itu menggunakan alat evakuasi darurat sliding escape chute yaitu terowongan kain yang dipasang vertikal dari jendela atau balkon mengarah ke area aman di bawah gedung.

“Alat itu selalu terpasang di lantai atas gedung administrasi Pupuk Kujang, dan akan dipakai manakala terjadi keadaan darurat semacam ini,” tutur VP K3LH Pupuk Kujang, Kasmadi.

Selain meluncur menggunakan alat keselamatan darurat, sejumlah karyawan pula diselamatkan dengan metode vertical rescue.

Dalam menyelamatkan nyawa karyawan, Tim K3 Pupuk Kujang dengan cekatan memasang sejumlah kelengkapan peralatan, seperti harness, carabiner, webbing , descender, dan pulley atau katrol untuk memudahkan pergerakan tali.

“Vertical rescue adalah teknik penyelamatan efektif untuk membantu korban terjebak di area horizontal seperti gedung atau area pabrik yang tinggi,” jelas Kasmadi.

Melalui metode itu, dalam waktu tak lebih dari 7 menit, seluruh karyawan berhasil diselamatkan ke luar gedung.

Operasi penyelamatan itu adalah simulasi tanggap darurat. Latihan dilakukan untuk meningkatkan respons dan tindakan tepat manakala situasi darurat.

Kegiatan yang berlangsung, Jumat, 17 Januari 2025 itu dilakukan dengan skenario penyelamatan karyawan di gedung tinggi. Dalam latihan itu, situasi krisis yang penuh ketegangan direkayasa sedemikian rupa.

“Sekaligus memperingati Bulan K3 Nasional,” kata Kasmadi.

Sebagai perusahaan petrokimia, PT Pupuk Kujang memiliki potensi bahaya yang tinggi dalam operasinya.
Saat memproduksi pupuk dan nutrisi tanaman untuk petani, seluruh insan Pupuk Kujang mencegah berbagai risiko bahaya yang berpotensi terjadi.

Memitigasi dan mencegah berbagai insiden seperti ledakan, tumpahan bahan kimia, atau kecelakaan mekanis menjadi kegiatan sehari-hari. “Melakukan pengendalian dan pengawasan yang ketat terhadap operasional adalah salah satu pekerjaan penting dalam mewujudkan swasembada pangan sebagai misi negara,” ungkap Maryono, Direktur Utama Pupuk Kujang, Senin (20/1/2024).

Latihan itu rutin dilakukan secara berkala. Hal itu dilakukan karena Pupuk Kujang berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawannya. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan perusahaan memperoleh Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) tingkat lanjutan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Tahun lalu misalnya, dari 28 Oktober 2016 hingga 31 Maret 2024 Pupuk Kujang mencatatkan 18.970.688 jam nihil kecelakaan kerja .

Pupuk Kujang mengantongi penghargaan Zero Accident Award dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, 6 Agustus 2024 yang ditandatangani Ida Fauziyah. Sertifikat ini menegaskan bahwa PT Pupuk Kujang telah berhasil menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja yang tinggi sesuai persyaratan SMK3.

Proses audit yang ketat dilakukan oleh Sucofindo ICS untuk memastikan implementasi yang efektif

Melalui penerapan SMK 3 tingkat lanjutan, PT Pupuk Kujang telah menunjukkan komitmennya mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja dan proaktif untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko di tempat kerja, sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Maryono menegaskan, jika keselamatan kerja terus terwujud didukung oleh peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, Pupuk Kujang bisa terus memproduksi nutrisi tanaman guna mendukung swasembada pangan.” Pungkasnya. (pri)

Komentar