Bupati Simalungun Radiapoh H.Sinaga Dinilai Tak Peka Adat Masyarakat Batak

Berita, Daerah176 views
foto situasi Dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir Kecamatan Haranggaol Horisan Kabupaten Simalungun Porak Poranda disapu banjir bandang (20/12/2023) tahun lalu

Simalungun,|SDM| Peristiwa banjir bandang melanda Dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir Kecamatan Harnanggaol Horisan Kabupaten Simalungun Sumatera Utara tanggal 29 Desember 2023 lalu menyisakan derita panjang warga terdampak.

Selain ladang dan tanaman warga hancur berantakan ,peristiwa banjir bandang Dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir dikabarkan telah memporak porandakan, dua rumah dan 23 kuburan keluarga setempat.

Keluarga dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir mengaku tersayat perasaannya manakala mereka mendapati kuburan milik keluarganya yang sangat mereka hormati lenyap tak lagi tersisa akibat disapu air bah banjir bandang.

Sementara, Adat Batak Toba mengharuskan setiap keluarga untuk melakukan” mangokkal holi ” yaitu tradisi membongkar kembali makam ( udean ) untuk mengumpulkan tulang belulang ( holi-holi) dan menempatkannya ke bangunan tugu ( simin) sebagai bentuk penghormatan terhadap orang yang meninggal dunia.

Warga Dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir korban banjir bandang kini menunggu kepedulian Bupati Simalungun Radiapoh H.Sinaga yang dinilai tak peka dengan persoalan masyarakatnya.

Saat menengok masyarakat Dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir korban banjir bandang, Bupati Simalungun Radiapoh H.Sinaga menyebut , jika banjir melanda dusun setempat adalah karena faktor Alam.

Namun sementara kalangan menepis pernyataan Bupati seraya menduga kuat jika peristiwa banjir bandang terjadi melanda Dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir itu lebih disebabkan dampak dari pembuatan tanggul bendung raksasa diprakarsai Jamson Damanik, katanya

Warga dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir menyebut, ketika peristiwa terjadi rabu 20 Desember 2023 sore, sekira pukul 17.00 WIB, cuaca di dusunnya nampak sangat cerah, tidak ada nampak tanda – tanda bakal terjadinya fenomena alam ekstrim.

Mendengar penjelasan Bupati Simalungun, masyarakat dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir hanya pasrah, seraya menggantungkan harapannya kepada Bupati Radiapoh H.Sinaga yang mengaku akan peduli atas penderitaan menimpa hidup masyarakat setempat.

Pekan ini, adalah melewati paruh waktu bulan ke empat sejak terjadinya peristiwa tragis itu melanda dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir, namun janji Bupati Simalungun Radiapoh H.Sinaga belum juga nampak tanda – tanda akan terwujud.
Pernyataan Bupati Simalungun Radiapoh H.Sinaga didepan warga terkena musibah itu seakan hanya pemanis bibir pejabat saja.

Dalam paruh waktu, terpetik kabar, jika warga dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir telah menerima pesan Camat Haranggaol Horisan , Bangun Siregar SP, menyebut agar terhadap yang terkena dampak musibah banjir banjir bandang, tidak menguasakan kepada siapapun disaat nanti Pemkab Simalungun memberikan ganti kerugian untuknya.

Sementara rumor beredar ke telinga wartawan menyebut, Pemkab Simalungun rencananya akan memberikan santunan penggantian kerugian atas musibah diderita warga dusun Binanga Bolon terdampak banjir bandang pada Mei 2024.

Pesimis dengan janji Bupati Simalungun Radiapoh H.Sinaga, masyarakat dusun Binanga Bolon Nagori Purba Pasir kini lebih memilih menguasakan keluhan penderitaan hidupnya kepada ALIANSI WARTAWAN ASAL SIMALUNGUN ( AWAS ) dipimpin Anton Garingging.

Kaitan kepercayaan diterimanya, pendiri AWAS Hendri Dens.Simarmata,SH meminta waktu kepada Bupati Simalungun untuk dapat digelar audiensi.

Namun disesalkan, sejak dikirimkannya surat audiensi tanggal 23 April 2024 hingga Sabtu 27 April 2024 , belum ada jawaban dari Bupati Simalungun diterima AWAS.

Kecewa dengan sikap Bupati Simalungun Radiapoh H.Sinaga yang dinilai tak lagi peduli kepentingan masyarakatnya, terpetik kabar ALIANSI WARTAWAN SIMALUNGUN berencana menggelar aksi damai ke Polda Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Rabu siang 1 Mei 2024. ( Sam Hadi Tambak ,SH)

Komentar