
Karawang – SURYA DINAMIKA.NET
Memasuki usia ke-51 tahun, PT Pupuk Kujang kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu perusahaan pupuk terdepan di Indonesia dengan meluncurkan Kujang Prime (Plant Reliability, Integrated & Management Excellence), ekosistem digital terintegrasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk memperkuat kinerja operasional, meningkatkan efisiensi, dan mempercepat pengambilan keputusan di seluruh lini perusahaan.
Langkah ini menjadi bukti bahwa Pupuk Kujang tidak hanya mampu menjaga keberlangsungan produksi pupuk nasional, tetapi juga terus berinovasi melalui transformasi digital yang terukur dan berorientasi pada peningkatan daya saing industri.
Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif, mengatakan transformasi digital merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam membangun fondasi menuju Kujang Emas 2045.
“Di usia yang ke-51 tahun, Pupuk Kujang terus melakukan transformasi digital di berbagai aspek. Teknologi yang kami bangun bertujuan mempercepat pekerjaan, meningkatkan efektivitas, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat,” ujar Budi, Selasa,9 Juni 2026.
Peluncuran Kujang Prime menandai perubahan signifikan dalam pola kerja perusahaan. Jika sebelumnya berbagai proses pemantauan dilakukan secara manual dan terpusat, kini seluruh data strategis dapat diakses secara real-time melalui perangkat digital, memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap berbagai dinamika operasional.
Transformasi tersebut sekaligus memperlihatkan keberhasilan Pupuk Kujang dalam mengintegrasikan teknologi modern ke dalam proses bisnis inti perusahaan, mulai dari produksi, pemeliharaan pabrik, keselamatan kerja, hingga pengelolaan data korporasi.
Salah satu inovasi unggulan yang diperkenalkan adalah Kujang Zenith, platform kecerdasan buatan yang beroperasi penuh di lingkungan internal perusahaan. Sistem ini mampu mengolah dan menganalisis ribuan data serta dokumen secara cepat untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang mendukung kebijakan manajemen.
Tak hanya itu, Pupuk Kujang juga menghadirkan MARS, dashboard digital yang memungkinkan jajaran manajemen memantau kinerja perusahaan secara langsung, mulai dari produksi, stok pupuk, penjualan hingga laporan keuangan secara akurat dan real-time.
Di sektor operasional, perusahaan memperkuat keandalan pabrik melalui aplikasi Padiku yang mempercepat proses deteksi gangguan dan pemeliharaan peralatan. Sementara aplikasi Spirit dan Siaga dikembangkan untuk memperkuat budaya keselamatan kerja sekaligus mempercepat respons terhadap kondisi kritis di lingkungan operasional.
Melalui digitalisasi yang semakin terintegrasi, Pupuk Kujang berhasil memangkas birokrasi internal, mengurangi penggunaan dokumen fisik, meningkatkan kecepatan distribusi informasi, serta memperkuat sistem pengawasan dan pengendalian operasional perusahaan.
Peluncuran Kujang Prime sekaligus menjadi cerminan keberhasilan Pupuk Kujang dalam menjaga momentum transformasi di tengah tantangan industri yang semakin kompetitif.
Perusahaan tidak hanya fokus pada target produksi, tetapi juga terus membangun sistem kerja yang modern, adaptif, dan berbasis teknologi masa depan.
Dengan berbagai capaian tersebut, Pupuk Kujang menegaskan posisinya sebagai perusahaan pupuk nasional yang terus berbenah dan berinovasi, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional melalui operasional yang semakin efisien, andal, dan berkelanjutan.(Pri)










Komentar