Kolaborasi PWI Karawang Peduli Bersama Pindodeli dan RSUD Jatisari Bantu Siswa Sekolah Karang Ligar Terdampak Banjir

Berita, Daerah, Sosial220 views
Ketua PWI Karawang Nila Kusuma berkolaborasi dengan PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills dan RSUD Jatisari menyalurkan bantuan Untuk Siswa Sekolah Karang Ligar Terdampak Banjir, Kamis 12/2/2026

Karawang, SURYADINAMIKA.NET-Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Kabupaten Karawang berkolaborasi dengan PT.Pindo Deli Pulp And Paper Mills dan RSUD Jatisari menyalurkan bantuan buku dan perlengkapan sekolah untuk siswa – siswi desa Karang Ligar terdampak banjir, pada Kamis siang 12 Februari 2026.

Di kegiatan ini, Ketua PWI Karawang Nila Kusuma bersama Tim PWI Karawang Peduli mengantar langsung bantuan ke penerima manfaat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pindodeli serta RSUD Jatisari atas kolaborasi positif dibangun bersama di kegiatan ini. Semoga bantuannya bermanfaat bagi penerima, ujar Nila Kusuma dalam pernyataannya.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala SMPN 1 Teluk Jambe Barat, Subhan.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Teluk Jambe Barat mengaku jika siswa-siswinya tengah membutuhkan bantuan perlengkapan sekolah karena rusak dan hilang saat banjir.

“ Siswa kami memang sangat membutuhkan peralatan sekolah ini akibat terdampak banjir kemarin , karenanya hadirnya bantuan ini sangat bermanfaat,” ujar Subhan sembari memastikan, bahwa, kegiatan belajar mengajar di sekolahnya pasca banjir tetap berjalan. Hal itu dilakukan menurutnya agar siswa – siswinya tidak kehilangan hak belajar.

Subhan menyebut, sekolahnya memiliki 722 siswa dengan 21 tenaga pengajar.

Menurutnya ketika banjir bulan kemarin, debit air di sekolahnya ada diketinggian sekira 2 meter hingga merendam hampir seluruh ruang kelas. Bahkan sejumlah meja dan kursi sekolahnya sempat hanyut terbawa derasnya arus air, ungkapnya.

Meski begitu, Subhan mengaku fasilitas di sekolahnya masih cukup memungkinkan untuk dilakukannya proses belajar mengajar.

Bencana banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang Jawa Barat seakan tak henti menghantui kenyamanan hidup warga setempat.

Terlebih ketika hujan deras melanda dan mendongkrak naiknya tinggi muka air sungai Citarum dan Cibe’et melewati daerah sepadan sungai dan merendam rumah warga sekitar.

Selain menyengsarakan masyarakat terdampak, penanganan banjir yang tak kunjung usai telah membuat pusing pemerintah lokal hingga pusat.

Pula dengan fasilitas pendidikan warga setempat sebagaimana fenomena terjadi di SMPN 1 Telukjambe Barat yang turut menjadi sasaran banjir bandang hingga terganggunya proses belajar mengajar.

Dikonfirmasi ini, siswi kelas IX warga Dusun Pengasinan , bernama Icha Amelia (14), mengaku jika bencana banjir telah merenggut seluruh perlengkapan sekolah miliknya.

Meski Icha dan keluarganya telah berupaya maksimal mengamankan hartanya, namun karena kuatnya arus banjir, menjadikan sejumlah harta keluarga Icha terendam air tak lagi bisa terselamatkan.
” selain buku buku pelajaran, buku tulis, buku raport, sepatu, tas sekolah, juga seragam sekolah , semua terendam air ,ungkap Icha memelas sedih.
” untuk seragam sekolah, walau kotor karena tercampur air lumpur, namun masih bisa dicuci dan dimanfaatkan, sambungnya.

Icha mengaku gembira dengan bantuan buku baru yang diterimanya hari ini sebagai pengganti bukunya yang hilang.

Ditengah derita mendera hidupnya,nampak dari diri anak remaja itu semangat belajar yang tinggi.
Meski bencana banjir telah merenggut kebahagiaan hidupnya dan memporak-porandakan harta keluarganya, namun Icha tak ingin tertinggal jauh materi pelajaran sekolahnya, Icha tetap semangat untuk bersekolah.( Pri )

Komentar