
Karawang, – SURYADINAMIKA.net -Seorang anak gadis dibawah umur (14 ) berinisial R warga Desa Lemahduhur Kecamatan Tempuran, mengaku “diperkosa” seorang pemuda A, hingga 3 kali.
R mengaku dipaksa dengan ancaman mau dibunuh kalau tidak mau melayani.
“Awalnya, saya dikasih tau sama tukang warung, ada bank keliling yang suka sama saya, namanya A. Saya berkenalan, eh dia malah mau melakukan hubungan dengan saya bahkan sempat mengancam saya, kalau tidak mau, saya mau dubunuh. Saya takut, ya terpaksa saya layani.” Ungkapnya kepada wartawan. (30/11).
Sementara, A (22) pemuda tanpa identitas yang diketahui sebagai “bank keliling” menolak dituduh melakukan itu, meski menurut Heri, A sempat mengaku meraba-raba bagian sensitif R.
“Engga bang, saya gak ngapangapin dia” ujarnya singkat. Selebihnya, A (terduga pelaku) memilih bungkam.
Kasus ini.segera dilaporkan pihak keluarga ke Unit PPA Polres Karawang (red)















