ESQ Kemanusiaan Bersama Indonesia CARE, Distribusikan Wakaf Qur’an Isyarat Untuk Tuna Rungu

Berita, Sosial224 views

Karawang,|SDM|Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 menyebut ada lebih dari 4,9 juta jiwa di Indonesia penyandang disabilitas tuna rungu dimana sekira 4,5 juta dari penyandang disabilitas itu adalah kaum muslim.

Persoalan ini menjadi perhatian khusus ESQ Kemanusiaan untuk menggagas kebutuhan khusus, utamanya penyediaan fasilitas ibadah dan Al Qur’an dengan design khusus, agar mudah difahami oleh penyandang disabilitas tuna rungu,” ungkap Ketua Umum ESQ Kemanusiaan, Lea Sri Endari, Rabu (27/3/2024).

Inovasi pendidikan Al Qur’an terus dikembangkan, pula bagi kaum disabilitas.

Para ulama telah sejak lama mengembangkan Al Qur’an Braille bagi penyandang tuna netra. Namun adakah Al Qur’an khusus bagi penyandang disabilitas tuna rungu?

ESQ Kemanusiaan terus berkolaborasi dengan para pihak guna merealisasikannya. “Salah Satu mitra strategis kami dalam program wakaf Qur’an isyarat ini adalah Indonesia CARE,” ungkap Bunda Lea.

ESQ Kemanusiaan bareng Indonesia CARE di Karawang Jawa Barat, Senin (25/3/2024) siang di Karawang Jawa Barat mendistribusikan 57 kitab Qur’an isyarat.

” kami salurkan Qur’an isyarat pertama bareng Indonesia CARE, di awali dari Karawang dengan dua titik distribusi, yaitu di SLB B-C Cahaya Bangsa Karawang dan Komunitas Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia( GERKATIN) Karawang,” ungkap team Program ESQ Kemanusiaan, Mahathir Qadhafi (27/3/2024).

Mahathir Qadhafi berharap, sinergitas dibangun bersama Indonesia CARE bakal semakin memperluas informasi serta dukungan program Qur’an isyarat ini.

“Kami telah melihat langsung bagaimana Indonesia CARE bekerja di kegiatan kemanusiaan dengan kepeduliannya selama ini terhadap mereka yang termarginalisasi dan korban bencana di sejumlah daerah,” kata Maharhir.

Menyikapi harapan Mahathir Qadhafi, penanggungjawab program Indonesia CARE, Mukhsin memastikan kegiatan dilakukannya akan terus berjalan.

“Kita tidak cuma memikirkan distribusi Qur’an isyarat semata, namun pula berfikir bagaimana cara membangun sinergitas melatih tenaga pendidiknya, agar dapat mengajarkan isi dari Qur’an isyarat ini ke semua penyandang disabilitas tuna rungu.
Karenanya, kita akan terus memperluas daya jangkaunya tandas Direktur Operasional Indonesia CARE itu seiring menyebut , bagi yang berminat ingin berpartisipasi mendonasikan hartanya , bisa dikirimkannya melalui rekening Indonesia CARE di BSI 7000-555-292 a/n Yayasan Indonesia Cepat’ Aktif Responsif Empati , dan atau langsung ke menara 165 ESQ Kemanusiaan,” jelasnya.

Terpisah, Direktur Eksekutif Indonesia CARE, Lukman Azis Kurniawan,berujar, pihaknya mengapresiasi setinggi-tingginya kepercayaan diberikan oleh ESQ kemanusiaan untuk menggandeng Indonesia CARE dalam mengkampanyekan Qur’an Isyarat.

“kami sudah mengkampanyekan wakaf Alqur’an isyarat ini melalui salah satu platform digital global mitra Indonesia CARE berpusat di Malaysia ‘The Noor’.
Al-Qur’an isyarat di gagas ESQ Kemanusiaan adalah yang pertama kali hadir di dunia. Karenanya, kami tertarik untuk dapat mengawal program ini,” ujar Lukman Azis Kurniawan.

Sementara diungkapkan Abdul Syafiq Al Basit, penyandang disabilitas tuna rungu penerima Mushaf Al-Qur’an Isyarat, dengan bahasa isyarat disampaikannya, dirinya mengaku terharu dan berterima kasih kepada ESQ Kemanusiaan dan Indonesia CARE yang telah memberikan bantuan Al Qur’an isyarat untuknya.

Usai menerima bantuan Al Qur’an isyarat, Kepala Sekolah Luar Biasa( SLB ) Cahaya Bangsa Karawang, Abdul Rozak, menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya seraya berharap, bantuan Al-Qur’an isyarat diterimanya akan memudahkan para pendidik dalam mengajar Al Qur’an kepada para peserta didik tuli.

“Insya Allah ,Al -Qur’an isyarat ini akan sangat bermanfaat bagi semua dan menjadi amal jariyah buat pewakifnya,” pungkas Abdul Rozak. ( pri)