Mendes Luncurkan Indeks Risiko Iklim Desa di Situ Cipule Karawang

Berita, Daerah245 views
Yandri Susanto, Mentri Desa PDT (2 dari kanan) dan Verrel Bramasta, Anggota DPR RI (3 dari kanan), pada sesi foto bersama dalam acara launching IRID.

Karawang –  Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meluncurkan Indeks Risiko Iklim Desa (IRID) untuk mengukur kemampuan desa dalam melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim di Situ Cipule Desa Mulyasari Kec. Ciampel, Karawang, Sabtu, (28/06).

Yandri Susanto menegaskan komitmen mewujudkan desa berketahanan iklim di seluruh Indonesia. Untuk itu, Kemendes PDT sedang menyusun program terintegrasi untuk memperkuat kapasitas desa dalam menghadapi perubahan iklim.

“Kita ingin desa menjadi garda terdepan menghadapi dampak perubahan iklim. Karena itu kapasitas desa diperkuat untuk mengelola risiko iklim secara mandiri dan berkelanjutan,” kata Yandri.

Sebagai bukti nyata, kata dia, saat ini Kemendes PDT tengah menyusun program yang terintegrasi untuk memperkuat kapasitas desa dalam menghadapi perubahan iklim.

Disebutkan, pada tahun ini dana desa bisa diarahkan untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Sementara Indeks Risiko Iklim Desa (IRID) menjadi pintu masuk untuk program-program lanjutan seperti Desa Bebas Sampah, Desa Tangguh Iklim dan Ekonomi Hijau.

Menurut Yandri, IRID ini bukan hanya soal cuaca, tetapi soal masa depan, yakni berkaitan dengan ketahanan pangan yang merupakan pondasi bagi suatu bangsa.

IRID juga diluncurkan untuk memastikan ketersediaan, akses dan pemanfaatan pangan yang berkelanjutan di tingkat desa, serta mengurangi kerentanan terhadap dampak perubahan iklim. (Red)

Komentar