
Karawang, SuryaDinamika.net –Sebanyak 1.756 personel gabungan lintas sektor disiagakan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Karawang.
Kesiapan tersebut disampaikan Kapolres Karawang Fiki Novian Ardiansyah dalam rapat koordinasi Forkopimda bersama sejumlah instansi terkait di Lantai III Gedung Singaperbangsa Pemda Karawang, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, pengamanan dilakukan secara bertahap selama masa libur panjang, mulai dari arus mudik, pelaksanaan salat Idul Fitri hingga pengamanan lokasi wisata.
“Sebanyak 1.756 personel gabungan akan ditempatkan di sejumlah titik, terdiri dari 1 Pos Terpadu, 4 Pos Pelayanan, 17 Pos Pengamanan, dan 11 Pos Pengamanan objek wisata,” ujarnya.
Fiki menegaskan, operasi pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai rutinitas tahunan. Evaluasi dari Operasi Lilin 2025 harus dijadikan acuan untuk meningkatkan kualitas pengamanan, khususnya di jalur tol, arteri, serta pusat keramaian masyarakat.
Saya mengajak seluruh stakeholder untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh melalui Pelaksana Tugas Asisten Daerah I Moch Ridwan Salam mengapresiasi kesiapan aparat kepolisian.
Pemerintah daerah, kata dia, juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjaga kondusifitas perayaan Idul Fitri.
Salah satunya dengan menggelar lomba pukul bedug di Kecamatan Karawang Kota, Kecamatan Rengasdengklok, dan Kecamatan Cikampek agar masyarakat dapat merayakan malam takbiran secara positif, tertib, dan terorganisir.
Ridwan juga meminta para camat mengecek kondisi jalan yang berlubang serta memastikan lampu penerangan jalan umum (PJU) berfungsi dengan baik.
Ia menegaskan akan menegur camat jika masih ditemukan warga yang melakukan pawai bedug menggunakan kendaraan mobil hingga masuk wilayah kota.
Melalui sinergi lintas sektor, pemerintah Karawang berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman. ( Pri)
















Komentar