
Karawang,|SDM| Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono di lapang Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat memimpin apel gelar pasukan pengamanan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2024, Rabu sore, (03/04/2024).
Membacakan amanat Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo, AKBP Wirdhanto menyebut, apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2024, sebagai sinergitas pengamanan arus mudik terpadu dilakukan Polri bersama TNI serta organisasi masyarakat mitra Polri.
Prediksi musim mudik lebaran tahun ini bakal terjadi lonjakan jumlah pemudik sekira 56 persen. Indikator survey menyebut, mengisi libur Hari Raya Idul Fitri 1445 H ini, sejumlah 123,6 juta orang akan mudik menuju kampung halamannya. Sekira 10,65 juta orang diantaranya diperkirakan bakal menggunakan transportasi angkutan laut. Untuk itu Polri telah menyiapkan 5.784 posko keamanan lebaran tahun ini.
Merujuk amanat Presiden Republik Indonesia, jelang Lebaran Idul Fitri 1445 H tahun ini, TNI dan Polri diminta terus waspadai gangguan kamtibmas dengan mengintensifkan patroli di daerah rawan gangguan keamanan, mereduksi faktor sumbatan secara terukur, dan bilamana masyarakat memerlukan bantuan, TNI dan Polri untuk dapat melakukan pengawalan. Pula saat pelaksanaan sholat Iedul Fitri agar melibatkan ormas keagamaan, paparnya.
Kapolri menyebut, momen Idul Fitri 2024 , menjadi momen silaturahmi dan kebahagiaan bagi masyarakat.
Kapolres Karawang menjelaskan, gelar pasukan hari ini, menandakan Operasi Ketupat Lodaya 2024 telah berlangsung, mulai tanggal 4 April 2024 hingga 16 April 2024.
Sejumlah 1.775 personel gabungan TNI – Polri dan Stakeholder terkait di Karawang akan disiagakan mengamankan dan menjaga lokasi peribadatan serta lokasi keramaian masyarakat.
Mengisi agenda lebaran tahun ini, sebagaimana dilakukan tahun sebelumnya, Kapolres Karawang juga menyiapkan area parkir gratis di lahan Polres dan Polsek pada wilayah hukumnya untuk kendaraan milik masyarakat Karawang, yang akan dititip di Polsek dan Polres Karawang melalui Babinkamtibmas selama pemiliknya mudik ke kampung halamannya.
AKBP Wirdhanto Hadicaksono pula mengingatkan masyarakat Karawang yang akan mudik, agar kembali mengecek kondisi kompor gas, instalasi listrik, instalasi air di rumahnya, jangan sampai timbulkan hal yang tidak diharapkan.
Terhadap petugas pengamanan arus mudik lebaran, Kapolres Karawang kembali tegaskan, agar tetap menjaga etika sopan santun , harmonis dan responsif terhadap masyarakat pemudik yang melintas di wilayah hukumnya dan membutuhkan bantuan petugas.
Sementara Bupati Karawang, Aep Syaepulloh, melaporkan sejumlah ruas jalan rusak yang bakal dilalui pemudik di Karawang, telah diperbaiki Dinas PUPR setempat dan telah disiapkan tenaga kesehatan yang akan berjaga pada pos pelayanan disiagakan.
“Diprediksi, lebih satu juta warga Karawang bakal mudik menuju kampung halamannya di lebaran tahun ini. Untuk itu, pemerintah Karawang telah menyiapkan pos gatur dan pos pelayanan terpadu sepanjang ruas jalan dilalui pemudik,” urai Aep.
Di tempat yang sama, Dandim 0604 Karawang tegaskan, demi tetap terjaganya keamanan daerah, kolaborasi dan sinergitas harus tetap dijaga.
“Tidak ada ego sektoral, tetap semangat dalam tugas dan pantang menyerah,” tandas Letkol Inf. Dede Hermawan.
Usai gelar pasukan, Kapolres Karawang bersama Forkopimda setempat langsung memimpin pemusnahan narkoba jenis shabu dan ganja serta pemusnahan ribuan botol miras dan ribuan petasan.
Melalui kegiatan ini, dimusnahkan 1,2 kg narkoba jenis Shabu juga 5 kg ganja, lebih lima ribu botol miras dari berbagai merk , lebih lima ribu petasan dan lebih delapan ribu knalpot brong atau knalpot tidak standard hasil operasi cipta kondisi selama bulan ramadhan 1445 H.
“Kami berharap hingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri dan seterusnya, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Karawang terus kondusif,” ungkap AKBP. Wirdhanto Hadicaksono. (pri)










Komentar