Tiga Napiter WBP Lapas Karawang Berikrar Setia Kepada NKRI

Berita, Hukum5 Dilihat
Kegiatan ‘Ikrar Setia Napiter terhadap NKRI’ menyertakan 72 napiter asal 9 lapas dipusatkan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, rabu (24/4/2024)

Bogor,|SDM|Tiga narapidana kasus terorisme ( Napiter ) warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang, Jawa Barat, di Lapas Gunung Sindur Bogor, mengucapkan ikrar, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (24/4/2024) siang.

Tiga napiter itu mengikuti ceremonial seusai menandatangani ikrar ,melakukan penghormatan bendera dan mencium bendera Merah Putih.

Kegiatan mengisi rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 60 tahun 2024 ini menyertakan 72 narapidana teroris ( Napiter ) asal sembilan Lembaga Pemasyarakatan di Pulau Jawa, diantaranya, 48 napiter asal Lapas Kelas IIA Gunung Sindur, 10 napiter asal Lapas Narkotika Gunung Sindur, 5 napiter asal Lapas Kelas IIB Sentul, 3 napiter asal Lapas Kelas IIA Karawang, 2 napiter asal Lapas Kelas I Tangerang, 1 napiter asal Lapas Kelas II A Kuningan, 1 napiter asal Lapas Kelas II A Ambarawa, 1 napiter asal Lapas Khusus Kelas II A Pasir Putih, dan 1 napiter asal Lapas Perempuan Kelas II A Semarang Jawa Tengah.

Baca Juga  Komisi II DPRD Karawang Kembalikan Soal Revitalisasi Pasar Telagasari ke Desa dan Pedagang

Sekretaris Dirjen Pemasyarakatan Supriyanto menyebut, Ikrar Setia Warga Binaan Tindak Pidana Terorisme Terhadap NKRI menjadi salah satu pendukung pembinaan napiter.

Menurutnya, memasuki semester pertama tahun 2024, 168 orang napiter menyatakan ikrar setia kepada NKRI.

Data Napiter menyebut, hingga tanggal 23 April 2024 tercatat ada 347 orang Napiter menghuni 61 Lapas seluruh Indonesia.

Ditempat yang sama Plt. Dirjen Pemasyarakatan Reynhard Silitonga menyebut, kegiatan dilakukan pihaknya hari ini, merupakan bukti suksesnya pembinaan dilakukannya terhadap Napiter.

Reynhard Silitonga mengapresiasi kinerja positif Kemenag , BNPT, Densus,BIN dan stake holder terkait didalam menanggulangi bahaya ektremisme berbasis kekerasan di wilayah Republik Indonesia.

Senada ungkapan Reynhard Silitonga, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang, Christo Victor Nixon Toar, pula menyebut , mengapresiasi kinerja positif Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), TNI, Polri, kementerian agama (Kemenag), Densus 88 serta Badan Intelijen Nasional yang mendukung agenda ini .

Baca Juga  Agus Sulistyo Realisasikan Aspirasi Warga Griya Indah, Jalan Rusak Kini Mulus

Dengan ikrar setia kepada NKRI dilakukan oleh Napiter WBP Lapas Karawang dipimpinnya, ini mengartikan, terjalinnya kolaborasi dan sinergitas baik jajarannya dengan pihak eksternal, tandas Christo Toar.

“Ini merupakan tugas yang sangat mulia dalam membina Warga binaan pemasyarakatan ,hingga kemudian dari mereka bersedia berikrar diri, untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, kembali ke pangkuan ibu pertiwi dan bersama membangun negeri ini ” ungkap Christo Toar kepada wartawan , rabu (24/4/2024) siang.

Christo Toar berpesan, Warga Binaan Pemasyarakatannya yang telah menyatakan ikrar setianya kepada NKRI, dimintakan untuk lebih tekun dan lebih semangat mengikuti program pembinaan di Lapasnya, aktif dan produktif dalam program pembinaan kemandirian.

” kegiatan hari ini , adalah bukti nyata Pemasyarakatan, bahwa hadir untuk merangkul masyarakat, yang selama ini ada dijalan yang tidak benar.
Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan YME, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang, kini hadir menjadi salah satu UPT yang berhasil membina prilaku pelaku tindak pidana terorisme, hingga orang itu menjadi baik, ujar Christo Toar, bangga.

Baca Juga  Kuasa Hukum Mahasiswa UNSIKA Desak Polresta Karawang Serius Usut Dugaan Pengeroyokan. Kampus Diminta Tegakkan Disiplin

Warga binaan pemasyarakatan Lapas Karawang yang baru ucapkan ikrar setia kepada NKRI itu, agar bisa menjadi insan yang mengedepankan toleransi, saling menghargai, serta dapat menciptakan suasana kondusif dalam konteks kehidupan umat beragama, untuk perdamaian dalam keberagaman.

“Sebagai hamba Allah SWT yang beriman dan bertakwa, harus mendukung toleransi beragama di masyarakat,” harap Christo Toar kepada napiter binaan Lapasnya, seraya dia mengaku, jika proses pembinaan Napiter pada Lapas dipimpinnya telah berjalan lancar.

Ikrar diucapkan, merupakan janji tulus dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI), meningkatkan rasa sadar bela negara, menjaga persatuan kesatuan bangsa , membangun bangsa dan negara Republik Indonesia. ( pri)

Komentar