
Karawang, SuryaDinamika.net – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang Jawa Barat mengumumkan telah menuntaskan seluruh tahapan program pelatihan kerja tahun 2025.
Agenda dilakukan tidak cuma untuk peningkatan kompetensi peserta, namun lebih diarahkan kepada peluang usaha yang lebih luas baik melalui penempatan kerja maupun wirausaha dengan kejuruan pelatihan diselenggarakan mulai dari bisnis dan manajemen, garmen apparel, pariwisata, tata kecantikan, teknik elektronika, teknik las, teknik listrik, refrigerasi, teknik otomotif, teknik alat berat, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), satuan pengamanan, hingga manufaktur.
Kepala Bidang Bina Pelatihan dan Produktivitas (Lattas) Disnaker Karawang, Puspita Wulansari menjelaskan, pelatihan kerja digelar pihaknya pada sejumlah lokasi di Kabupaten Karawang sejak pertengahan 2025 hingga 19 Desember 2025 guna perluasan akses masyarakat terhadap peningkatan keterampilan kerja.
“Disnaker Karawang telah menuntaskan 32 paket pelatihan menyertakan 512 peserta dengan 16 peserta mengisi setiap paketnya menyesuaikan kebutuhan industri, sebut Puspita.
Puspita menyebut program pelatihan inklusif ini, pula menyertakan penyandang disabilitas dalam dua sesi khusus. Selain diarahkan pada lokasi kerja, sejumlah lulusan pelatihan berbasis kompetensi (PBK) juga lebih memilih jalur wirausaha mandiri di bidang tata rias dan kecantikan, servis dan perawatan AC rumah tangga, tata boga dan barista, hingga bengkel sepeda motor, terangnya.
Sementara dikatakan Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang Rosmalia Dewi,SH bahwa, serapan tenaga kerja lulusan PBK menunjukkan hasil positif. Dari 183 orang atau sekira 36 persen, telah terserap ke dunia kerja melalui perusahaan- perusahaan mitra UPTD BLK Karawang.
Namun Rosmalia menegaskan, angka itu tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi riil di lapangan karena banyak diantaranya alumni BLK yang telah bekerja disuatu tempat namun dia tidak melaporkannya kepada Disnaker.
Rosmalia Dewi berharap, mendatang, koordinasi dan pelaporan dari para alumni dapat lebih ditingkatkan lagi agar data penyerapan tenaga kerja tercatat akurat dan menjadikan bahan evaluasi penguatan program pelatihan kerja Disnaker Kabupaten Karawang, pungkasnya. (Pri)










Komentar