Karawang,|SDM| Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) membangun galangan kapal di Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang.
Galangan ini difungsikan untuk perbaikan perahu nelayan yang melaut di sekitar lokasi.
Agar bisa digunakan efektif oleh masyarakat, PHE ONWJ menyerahkan operasional galangan kapal ini kepada Kelompok Kerja Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (KKPMP) Desa Tambaksari.
Galangan kapal ini sejak beroperasi, dalam sebulan bisa melayani perbaikan 15 perahu nelayan.
Ketua KKPMP Desa Tambaksari, Subandi menuturkan, galangan kapal ini bukan untuk yang pertama beroperasi.
Menurutnya, di lain tempat, nelayan mesti merogoh kocek dalam untuk menggunakan galangan.
“Kalau di tempat lain, ada sistem sewa, sekitar Rp 300 ribuan per perbaikan. Nelayan boleh menggunakan galangan untuk memperbaiki perahu, namun harus bayar sewa lahan galangan,” kata Subandi.
Subandi menyebut, di Desa Tambaksari dan sekitarnya ada sekitar 417 nelayan pergi melaut. Totalnya ada 117 perahu kecil beroperasi di sekitar wilayah perairan Desa Tambaksari.
Mayoritas nelayan ini mencari rajungan dan udang.
Ratusan nelayan merasa terbantu dengan galangan kapal dibuat PHE ONWJ, sebab mereka dapat menghemat biaya perbaikan.
“mewakili nelayan, saya ucapkan terima kasih kepada Pertamina PHE ONWJ yang terus peduli kepada nelayan,” kata Subandi.
Terpisah, Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ, R. Ery Ridwan menyebut, perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung nelayan Desa Tambaksari dan sekitarnya.
Pembangunan galangan kapal ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk pemberdayaan masyarakat pesisir.
Pihaknya berharap, galangan kapal ini dapat mendongkrak taraf hidup nelayan dan hasil tangkapan.
“inisiatif kami sekarang, tidak hanya fokus pada kegiatan produksi minyak dan gas, namun juga kami fokus pada upaya-upaya nyata untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, utamanya para nelayan yang merupakan bagian penting dari komitmen kami,” tandas Ery. ( pri)
















