Kalapas Karawang Tegaskan Reformasi Lapas Humanis dan Modern

Berita, Daerah230 views
Kalapas Kelas II A Karawang Christo Nixon Toar

Karawang, Suryadinamika.net – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang, Christo Nixon Toar, menegaskan komitmennya membangun manajemen sumber daya manusia dan sistem pelayanan di Lapas Warung Bambu Karawang agar lebih maju, modern, dan humanis.

Menurut Christo, perubahan tersebut dilakukan untuk menghilangkan stigma menyeramkan terhadap lembaga pemasyarakatan serta memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap warga binaan ketika yang bersangkutan kembali ke lingkungan sosialnya.

“Kami berharap warga binaan kembali ke jalan Allah SWT, dia bertaubat dan tidak lagi mengulangi perbuatan pidana setelahnya bebas,” ujar Christo saat silaturahmi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Selasa (10/3/2026).

Di bawah kepemimpinannya, sejumlah pembenahan telah dilakukannya di Lapas Kelas II A Karawang, mulai dari peningkatan layanan klinik kesehatan yang bersih dan tertata, penyediaan dapur dengan menu makanan sehat sesuai standar, hingga pengembangan gerai usaha koperasi Lapas yang lebih modern.

Christo menegaskan, paradigma pelayanan di Lapas kini telah berubah, petugas Lapas kini dituntut untuk baik dan ramah dalam memberikan pelayanan terhadap warga binaan namun tegas sesuai aturan berlaku.

Selain pembinaan kerohanian sesuai agama masing – masing, warga binaan juga dibekali keterampilan teknis berdasarkan bakatnya dengan pendampingan mentor agar mampu menghasilkan produk nyata sebagai bekal setelah bebas.

Lapas Karawang juga menerapkan disiplin yang sama bagi warga binaan maupun petugas. Sistem penghargaan dan sanksi diberlakukan secara tegas.

“Pimpinan Lapas akan memberikan reward bagi yang berprestasi dan sanksi tegas bagi yang melanggar, baik warga binaan maupun petugas,” tegasnya.

Dalam mendukung program Asta Cita Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto, pihaknya juga menyiapkan warga binaan yang memiliki keahlian bertani untuk mengelola 1,7 hektar lahan sawah dan 700 meter kolam ikan milik Lapas Karawang.

Christo mengungkapkan, pihaknya tidak ragu menjatuhkan sanksi sedang hingga berat terhadap sejumlah petugas Lapas pelanggar disiplin. “Saat ini yang bersangkutan sudah tidak lagi bertugas di Lapas ini. Kami tegas terhadap pelanggaran disiplin,” katanya.

Sementara itu, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Lapas Karawang mengajukan usulan remisi bagi 855 warga binaan kepada Dirjen Pemasyarakatan.

“Untuk Idul Fitri tahun ini kami mengusulkan 855 warga binaan mendapatkan remisi, namun keputusannya tergantung dari sana ” ujarnya.

Pantauan SuryaDinamika.net, hari ini Lapas Karawang juga berkegiatan menggelar kegiatan sosial Ramadan dengan membagikan sekitar 200 paket takjil berisi roti dan sop buah buatan warga binaan serta air mineral kepada pengguna jalan Suroto Kunto WarungBambu.

Selain itu, pada Jum,at pekan ini Kalapas Karawang berencana akan menyalurkan sekitar 250 paket sembako bagi warga Desa Warung Bambu berupa beras, minyak goreng, dan telur. Kalapas Karawang menjelaskan, warga binaannya saat ini berjumlah lebih dari 1.200 orang. (Pri)

Komentar