Karawang, – SURYADINAMIKA.net – Irigasi yang menyalurkan air ke pesawahan di Kecamatan Telagasari dan Tempuran tercemar sampah dan eceng gondok, khususnya di sekitar BTLS 7. Bukan hanya menyumbat saluran air, tapi membuat kesan kotor, jorok, tak sedap dipandang, dan menyebarkan bau tak sedap.
Melihat kondisi seperti itu, Kepala Desa Pasirkamuning, Didin Mahrudin mengerahkan anak buahnya melakukan pembersihan. Hal itu dilakukan Selasa, 21 Juni 2022.
Ditemui di lokasi pembersihan, Didin mengatakan bahwa apa yang dilakukannya itu semata-mata merupakan tanggung jawabnya selaku Kepala Desa dan dilakukan dengan
“Nggak direncanakan, spontan aja, soalnya gak betah lah lihat keadaan gitu, kotor, jorok dan bau.” Ujar Didin Mahrudin yang akrab dipanggil Bule.
Masih menurut Bule, itu kan bisa menyumbat aliran air yang bisa merugikan petani.
Menyinggung siapa yang paling bertanggungjawab, Bule juga balik bertanya, tanggung jawab siapa ?
“Tanggung jawab siapa ? Kewenangan siapa ? Pemda ? PJT ? Kalau sekunder ya, atau tersier menjadi tanggung jawab lokal,” katanya, dengan tidak menyebutkan siapa yang dimaksud “lokal”. (red)


















Komentar