H. Maslani : Santri Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa

Berita, Daerah243 views
Wakil Bupati Karawang H. Maslani memimpin upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025

Karawang, SuryaDinamika.net – Wakil Bupati Karawang H.Maslani di Plaza Pemda Karawang memimpin upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025 bertema , Mengawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia, Rabu (22/10/2025).

Wakil Bupati Karawang menekankan, di tengah arus digitalisasi perubahan sosial dan tantangan global, santri dituntut untuk hadir di ruang inovasi dan kemajuan. Santri harus menjadi bagian dari solusi untuk membawa nilai-nilai kejujuran kesederhanaan dan cinta tanah air dalam setiap bidang kehidupan, baik bidang tekhnologi, pendidikan dan pemerintahan.

“Alhamdulilah di tahun 2025 Pemkab Karawang telah menganggarkan bantuan hibah Rp 15 milyar untuk pesantren dan santri Karawang. Totalnya ada 398 lembaga dan 9.839 santri yang dibantu,” kata H. Maslani.

Membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Kyai Nazaruddin Umar MA pada peringatan Hari Santri Nasional 2025, Wakil Bupati Karawang menyampaikan atas nama negara, Menteri Agama mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa 67 santri pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo JawaTimur.

Momen Hari Santri Nasional Tahun 2025 ini adalah yang ke-10 kalinya diperingati secara nasional sejak dicanangkan pertama kalinya tahun 2015 lalu. Momen ini menjadi pengingat akan peran besar ulama dan santri dalam perjuangannya mempertahankan dan mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia.

Pesantren merupakan pusat pendidikan dan pembentukan karakter bangsa. Dari Pesantren ini lahir generasi yang cerdas secara intelektual dan kuat secara spritual dan berakhlak mulia. Banyak diantaranya tokoh bangsa di Republik ini yang lahir dari rahim pesantren.

Santri hari ini bukan hanya sebagai penjaga surau, melainkan dia harus menjadi penjaga moral nilai dan peradaban bangsa ini di era modern.

Para santri harus menguasai Ilmu pengetahuan dan tekhnologi (Iptek) selain pula menjadikan tekhnologi digital sebagai ladang usaha barunya di era modern ini.

Menteri Agama menegaskan, Pemerintah Republik Indonesia berkomitmen terus memperhatikan kesejahteraan para santri dan pesantren melalui program makan bergizi gratis serta cek kesehatan gratis.

“Kesemuanya ini merupakan investasi masa depan agar santri tumbuh sehat, cerdas dan berkontribusi bagi bangsa .Jadilah santri yang berilmu berakhlak dan berbudaya dengan merawat tradisi pesantren.Tunjukkan bahwa santri adalah bagian dari solusi bukan sekedar penonton.Barang siapa menanam ilmu maka di menanam masa depan. Hormati guru dan Kiyai serta cintai tanah air, dari tangan santri masa depan Indonesia akan ditulis, Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2025 mari kita terus mengawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadilan.” Pungkas Menteri Agama Republik Indonesia dalam sambutannya. (Pri)

Komentar