Karawang | Suryadinamika.net – Metode pemilihan umum secara langsung adalah aplikasi dari kedaulatan rakyat (demokrasi) yang patut terus dipertahankan.
Namun, tingkat kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi yang belum mumpuni membuat “pesta demokrasi” kerap menjadi ajang saling cakar, saling caci, dan saling maki. Akibatnya, potensi keretakan bahkan perpecahan diantara anak bangsa menjadi menebal.
Di tengah friksi (gesekan) tersebut, kondisi anomali dan disrupsi serta kemajuan teknologi informasi tingkat global telah menyusupi kehidupan kita sebagai warga negara-bangsa, sehingga proses pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 dapat terkendala.
Oleh karena itu, Presiden sebagai pimpinan dan penanggungjawab pemerintahan nasional mencetuskan gagasan “unity in diversity” dalam bentuk pergerakan, yang dinamakan GSN (Gerakan Solidaritas Nasional) dengan tujuan menyatukan segenap potensi anak bangsa (bukan hanya pendukung Prabowo-Gibran) untuk berderap bersama, bahu-membahu menuju Indonesia Emas yang maju dan sejahtera.(8)
Penulis : Endang Saputra










Komentar