
Karawang,|SDM|Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Senin pagi hadir di aula Husni Hamid Pemda Karawang Jawa Barat, untuk mengajar Aparatur Sipil Negara(ASN) dilingkungan Pemkab setempat terkait target baru percepatan pembangunan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, (21/8/2023)
Abdullah Azwar Anas, menyampaikan efisiensi aturan sistem birokrasi bergerak, birokrasi berdampak, birokrasi bukan tumpukan kertas dan birokrasi lincah agar birokrasi tidak terjebak dalam rutinitas.
Menpan menyebut, pihaknya telah memangkas sejumlah aturan layanan publik, diantaranya, di bidang layanan kepegawaian dan layanan pensiun.
Kenaikan pangkat ASN akan dilakukan 6 kali setahun tidak lagi dua kali setahun, dan 80 persen pegawai pemerintah akan P3K melalui penerapan Reformasi Birokrasi Tematik , sebut Menpan, seiring tegaskan agar ini ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah diseluruh Indonesia.
Menpan juga tegaskan, menyoal belanja elektronik dilingkungan birokrasi, hal itu tidak lagi dilakukan dengan banyak aplikasi sebagaimana saat ini,yang terdata ada 27 aplikasi dilingkungan birokrasi.
” jangan lagi ,digitalisasi repormasi birokrasi, satu aplikasi untuk satu inovasi, tegas Menpan.
Kemenpan, juga akan mengatur sistem layanan WFH dilakukan ASN. Engine birokrasi harus bersih, jika pelayanan publik tidak profesional, maka birokrasinya tidak berkualitas, sebut Abdullah Azwar Anas ,seiring menegaskan, daerah boleh maju, namun jangan tinggalkan peradaban lokal, urainya.(red)

















