1928 Hektar Tanaman Padi Hst dan 20 Hektar Tanaman Padi Hss Di 7 Kecamatan Kabupaten Karawang Rusak Direndam Banjir

Berita, Pertanian282 views

Karawang – SuryaDinamika.net – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang menyampaikan, peristiwa banjir dan rob melanda Kabupaten Karawang pekan ini telah menyengsarakan petani. Hingga hari ini Senin 19 Januari 2026, sedikitnya seluas 1928 hektar tanaman padi di sawah usia hari setelah tanam ( hst) dan 20 hektar tanaman pada sawah usia hari setelah semai ( hss) rusak akibat banjir.

Data sementara pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pertanian Penyuluh Pertanian dan Petugas Pengendali Organisme Tumbuhan (POPT) Provinsi Jabar ,Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang menyebut, lebih seribu hektar tanaman padi rakyat petani di Tujuh Kecamatan rusak oleh banjir, yakni di Kecamatan Cibuaya ( 4 Desa ) yaitu Desa Sedari (100 Ha),Desa Kalidungjaya (480 Ha), Desa Gebangjaya (366 Ha), Desa Kedungjeruk (325 Ha).
Kemudian, Kecamatan Pedes ( 2 Desa), yaitu Desa Sungaibuntu (30 Ha) dan Desa Dongkal (35 Ha).
Selanjutnya, Kecamatan Tirtajaya (1 Desa) yaitu Desa Bolang (203Ha)
Kemudian di Kecamatan Pakis Jaya, banjir melanda 5 desa dengan total kerugian gagal tanam padi pada lahan sawah 253 Hektar, yaitu di Desa Tanjungmekar ada 26 Hektar, Desa Tanahbaru (15 Hektar, Desa Solokan (30 Hektar), Desa Tanjungbungin (132) dan Desa Telukjaya (50 Hektar).
Kemudian di Kecamatan Telukjambe Timur (2 Desa) yakni Desa Sukamakmur (4 Ha) dan Desa Sukaharja (3 Ha)

Selanjutnya di Kecamatan Telukjambe Barat (4 Desa) yaitu Desa Margakaya (21 Ha) ,Desa Margamulya (6 Ha), Desa Karangligar (3 Ha) dan Desa Parungsari (14 Ha),serta di Kecamatan Cilamaya wetan banjir melanda 2 Desa setempat yakni Desa Tegalwaru hingga merusak 85 Ha tanaman padi usia Hari setelah tanam ( hst) dan diDesa Tegalsari merusak 20 Ha tanaman padi usia hari setelah semai( hss).

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang ,Drs.Rohman MSi melalui Kabid Sarana Pertanian ,Mahmud menyebut,bersama bidang Prasarana Pertanian, para UPTD Pertanian Kecamatan dan Petugas POPT terdampak banjir, pihaknya menyinkronkan data kelompok tani terdaftar pada Asuransi Usaha Tani (Program Dinas) guna identifikasi & verifikasi klaim.
” untuk poktan yang baru tanam kita usulkan untuk difasilitasi benih padi” jelas Mahmud saat dikonfirmasi. ( Pri )

Komentar

Jangan Lewatkan