Indonesia Care Bareng PWI Karawang Gelar Pengobatan Gratis dan Psikososial Pasca Banjir Bandang Sumbar

Berita, Nasional229 views
Tim Indonesia Care dan PWI Karawang disambut Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy

Tanah Datar [SDM] Banjir bandang yang melanda Provinsi Sumatera Barat 19 Mei 2024 lalu menyisakan derita mendalam ribuan warga Kabupaten Tanah Datar.

Didukung Al Azhar Care Indonesia, Imani Care, SDN 05 Petamburan, TK Aisyiyah 79 Petamburan dan donatur lainnya, relawan Indonesia CARE bareng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Karawang, menghadirkan tim kesehatan dan dongeng kemanusiaan bagi warga terdampak.

Direktur Jaringan Relawan Indonesia CARE, Mohammad Syahri bareng PWI Kabupaten Karawang dan para relawan dalam aksi pengobatan gratis dan psikososial di Tanah Datar, Sumatera Barat berujar, berakhirnya masa tanggap darurat, dibarengi berpulangnya relawan ke daerahnya masing- masing, menyisakan derita panjang bagi masyarakat, seiring berkurangnya bantuan dan dukungan diberikan para pihak ditengah situasi masyarakat yang belum bisa bangkit dari penderitaannya atas musibah melandanya.

“Dengan dukungan sahabat-sahabat kemanusiaan dan donatur, kami turun ke lokasi membersamai penyintas, kami hadir, melanjutkan estafet kerelawanan yang sebelumnya dilakukan teman-teman rescue dimasa tanggap darurat, kata Mohammad Syahri, Sabtu (8/06/2024)

Menurut perwakilan program Al Azhar Care Indonesia, Alfian, selain pengobatan dan psikososial, juga menggelar dapur umum relawan. Di kesempatan ini, Imani Care menyiapkan ribuan obat guna mendukung pengobatan gratis.

“Alhamdulillah, dibantu relawan lokal, warga terdampak bencana menyambut antusias pengobatan gratis ini” ungkap dokter Risyad Hasyim dari Indonesia CARE sembari menyebut, berdasar data pasien berobat, umumnya terserang diare dan gatal-gatal.

“Alhamdulillah, obat-obatannya cukup buat pelayanan penyintas yang datang,” ujar Risyad.

Di tempat yang sama, Koordinator Psikososial, Iwan M. Ridwan mengapresiasi keberadaan anak-anak korban terdampak bencana di kegiatan Psikososial.

“Di hari pertama ini, hadir puluhan anak SDN 07 Sungai Jambu di kegiatan dongeng kemanusiaan,” kata Iwan.

Sementara itu dikatakan perwakilan PWI Karawang, Dedy Satria, sinergitas dibangun bareng Indonesia CARE merupakan kepedulian sosial PWI terhadap korban trauma.

“Untuk mendukung pelayanan kesehatan gratis, PWI Karawang menurunkan satu unit ambulan emergency ke lokasi,” ungkap Dedi Satria, jurnalis Pasundan Ekspres.

Kordinator relawan Tanah Datar, Ronald Aditya Pratama mengapresiasi hadirnya relawan kelokasi terdampak bencana, walau masa tanggap darurat telah berakhir sebulan berselang.

“Kami berterima kasih kepada Indonesia CARE, PWI Karawang ,lembaga peduli kemanusiaan dan para donatur yang masih turun ke lokasi membersamai kami,” kata Ronald yang juga perwakilan Indonesia CARE Tanah Datar, Sumatera Barat.

Apresiasi senada disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy dalam lawatannya ke lokasi pengungsian Sungai Jambu.

Menurutnya, pasca banjir bandang tanggal 19 Mei 2024 lalu, hingga hari ini, ribuan penyintas masih berada di pengungsian, dan sebagian diantaranya memilih untuk tinggal di rumah kerabatnya yang tidak terdampak,” kata Audy Joinaldy.

Wagub Sumatera Barat menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Indonesia CARE dan PWI Karawang yang telah memberikan dukungan bagi warga terdampak bencana.

“Kalian sudah jauh-jauh ke Sumatera Barat. Atas nama pemerintah provinsi saya menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungannya,” kata Audy Joinaldy.

Pantauan tim relawan mencatat, sepanjang perjalanan menuju lokasi pelayanan kesehatan, nampak sejumlah batu besar masih belum diangkat dari aliran banjir bandang. Pula dengan sejumlah bangunan yang nampak rata dengan tanah.

Jembatan Panti Dobo putus, diganti oleh jembatan darurat karya TNI. Di kiri dan kanan jalan, nampak sisa bangunan yang hancur dan belum dibersihkan pemerintah setempat. (Pri)

Komentar