
Karawang, SURYADINAMIKA.NET – Sebuah acara besar, Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional (FLS3N), tingkat Sekolah Dasar Tahun 2026, digelar di Lawasan Caraka, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, Drs Wawan Setiawan resmi membuka acara tersebut, Selasa 14 April 2026, dihadiri ratusan siswa, juga guru dan kepala sekolah, serta pejabat terkait dari berbagai wilayah.
Festival lomba mempertandingkan berbagai cabang lomba, antara lain seni tari, menyanyi solo, mendongeng, menggambar bercerita, pantomim, kriya berbasis lingkungan, hingga lomba karya sastra seperti cerita pendek dan puisi. Seluruh peserta yang hadir merupakan perwakilan terbaik yang telah melalui seleksi ketat di tingkat sekolah dan kecamatan.
Lawasan Caraka, yang merupakan sebuah resto di Tempuran dengan khas Jogya, menjadi lokasi penyelenggaraan acara itu, tampak penuh warna warni dengan berbagai dekorasi seni dan budaya, mencerminkan semangat keberagaman.
Dalam sambutannya, Kadis Dikbud Karawang Drs Wawan Setiawan mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah yang sangat penting untuk menggali, mengembangkan, dan menampilkan potensi serta bakat siswa di bidang seni dan sastra. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga harus memperhatikan aspek non-akademik yang dapat membentuk karakter dan kepribadian yang utuh.
“FLS3N ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momen berharga bagi anak-anak kita untuk belajar berkreasi, berinovasi, dan berani tampil di depan umum. Melalui seni dan sastra, mereka juga dapat menanamkan nilai-nilai budaya, moral, dan cinta tanah air,” ujar Kadis Disdikbud saat membuka acara.
Selanjutnya ia berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti lomba dengan semangat sportivitas, menjaga persaudaraan, dan memberikan yang terbaik. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa agar generasi muda Karawang semakin berprestasi dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Terkait pelaksanaan program MBG (makan bergizi gratis) yang merupakan program unggulan pemerintah Presiden Prabowo Subianto, Wawan mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan kontrol, apakah menu yang disajikan sesuai kriteria standar gizi yang sudah ditentukan, tidak asal-asalan, sehingga program tersebut bisa tepat sasaran. (Andes)













Komentar