Gerak Berkah Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Dakwah Nyata untuk Pekerja Informal di Malioboro

Perkuliahan menjadi laboratorium sosial untuk mengasah kepekaan kemanusiaan sekaligus menguji kemampuan mahasiswa dalam merancang dan menjalankan kegiatan secara terorganisasi.

Berita, Sosial1 Dilihat
Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, menggelar aksi filantropi bertajuk Gerak Berkah. Ahad 11/10/2026/ SURYADINAMIKA/ist

SLEMAN YOGYAKARTA — SURYADINAMIKA.NET

Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, menggelar aksi filantropi bertajuk Gerak Berkah.

Kegiatan bertema “Berbagi Kasih, Menebar Berkah Dakwah Nyata di Tengah Masyarakat” ini menjadi wujud dakwah bil hal atau dakwah melalui aksi nyata untuk  membantu pekerja sektor informal.

Program kemanusiaan tersebut menyasar pengemudi becak, kusir andong, pedagang asongan, serta pekerja harian yang beraktivitas di sepanjang kawasan pedestrian Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Penyaluran bantuan dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 11 Oktober 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.

Bantuan berupa paket makanan dan minuman bergizi itu  bersumber dari dana infak yang dihimpun melalui penggalangan dana dan donasi publik secara daring pada 30 September hingga 9 Oktober 2026. Seluruh dana infak yang terkumpul dialokasikan untuk penyediaan paket bantuan bagi masyarakat sasaran.

Baca Juga  Delia Julianti, Guru SDIT Al-Ikhlash Cirejag Raih Juara 1 Lomba Apresiasi GTK Tingkat Kabupaten Karawang

Tak sekadar aksi berbagi, Gerak Berkah merupakan implementasi proyek terstruktur berbasis luaran atau Outcome-Based Education dalam mata kuliah Manajemen Event Organizer yang diampu Aris Risdiana, S.Sos.I., M.M.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari pengelolaan acara di ruang kelas, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat.

Perkuliahan menjadi laboratorium sosial untuk mengasah kepekaan kemanusiaan sekaligus menguji kemampuan mahasiswa dalam merancang dan menjalankan kegiatan secara terorganisasi.

Dosen pengampu mata kuliah Manajemen Event Organizer, Aris Risdiana, menegaskan bahwa dakwah masa kini harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Baca Juga  2.251 Anggota BPD Karawang Resmi Diambil Sumpah, Bupati Aep Minta Kawal Pembangunan Desa

Menurutnya ,pesan keagamaan, tidak cukup disampaikan melalui ceramah, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

“Tantangan pegiat dakwah hari ini adalah menghadirkan pesan kebaikan yang dirasakan secara konkret. Melalui simulasi dan eksekusi proyek Gerak Berkah, mahasiswa dilatih tidak hanya menguasai teori tata kelola acara di atas kertas, tetapi juga memiliki kepekaan sosial (social awareness) yang tinggi terhadap dinamika lingkungan sekitar,” kata Aris.

Ia menekankan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.

Mahasiswa dituntut mampu memadukan kompetensi manajerial dengan kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, pengelola Program Studi Manajemen Dakwah, Munif Solikhan, MPA, berharap Gerak Berkah dapat menjadi pemantik lahirnya inovasi kegiatan dakwah yang lebih adaptif dan berdampak bagi masyarakat.

Baca Juga  Kuasa Hukum Mahasiswa UNSIKA Desak Polresta Karawang Serius Usut Dugaan Pengeroyokan. Kampus Diminta Tegakkan Disiplin

Mahasiswa diharapkan akan semakin matang dalam merancang kegiatan sosial yang kreatif, terukur sesuai kebutuhan masyarakat.

Pendekatan need-based event design atau perancangan kegiatan berdasarkan kebutuhan sasaran dinilai penting agar program dakwah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat konkret.

Melalui Gerak Berkah, mahasiswa Manajemen Dakwah UIN Sunan Kalijaga berupaya menegaskan bahwa dakwah memiliki dimensi sosial yang kuat.

Kepedulian terhadap pekerja informal menjadi salah satu bentuk penerapan nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Informasi mengenai program, transparansi penggalangan dana, dan pembaruan kegiatan dapat dipantau melalui kanal Instagram resmi panitia pelaksana.(Salwa/M.Sinung Restendy)

Komentar