
KARAWANG – SURYA DINAMIKA.NET
PT Pupuk Kujang Cikampek menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat.
Komitmen itu diwujudkan melalui pagelaran wayang golek purwa pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 yang dipadati ratusan warga di kawasan perusahaan, Sabtu malam (4/7/2026).
Pagelaran budaya tersebut menghadirkan kolaborasi tiga dalang asli Cikampek, yakni Ki Dalang Apep AS Hudaya (Giri Komara), Rama Sano Miharja (Putra Duta Komara), dan dalang muda Akmal Alurwenda.
Penampilan ketiganya menjadi simbol keberhasilan regenerasi seniman lokal sekaligus bukti bahwa Cikampek memiliki potensi budaya yang patut dijaga dan dikembangkan.
Ketua Panitia HUT ke-51 Pupuk Kujang, Desra Heriman, mengatakan wayang golek dipilih bukan sekadar sebagai hiburan rakyat, tetapi sebagai media pelestarian budaya yang sarat nilai moral, etika, dan pendidikan karakter.
“Melalui pentas kolaboratif ini kami ingin memberikan ruang bagi dalang senior dan generasi muda, meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya lokal, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam cerita pewayangan,” ujar Desra, Selasa (7/7/2026).
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kujang, Iyan Fajri, menegaskan konsistensi menghadirkan wayang golek setiap peringatan hari jadi perusahaan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga warisan budaya Sunda.
“Wayang golek telah menjadi tradisi perusahaan dalam merayakan hari jadi bersama masyarakat. Tahun ini terasa lebih istimewa karena seluruh panggung diisi oleh dalang-dalang asli Cikampek. Ini merupakan bentuk penghargaan kami kepada para seniman lokal sekaligus kebanggaan atas potensi budaya yang tumbuh di lingkungan sekitar perusahaan,” katanya.
Menurut Iyan, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap masyarakat dan lingkungan sosial.
Karena itu, sebelum pertunjukan dimulai, manajemen Pupuk Kujang menyerahkan bantuan operasional kepada Pemerintah Kecamatan Cikampek, pemerintah desa, Polsek Cikampek, dan Koramil Cikampek sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan publik serta penguatan keamanan dan ketertiban wilayah.

“Sebagai bagian dari holding Pupuk Indonesia, kami memiliki tanggung jawab untuk tumbuh bersama masyarakat. Dukungan kepada pemerintah kecamatan, desa, kepolisian, dan TNI merupakan komitmen kami dalam memperkuat pelayanan publik sekaligus menjaga stabilitas wilayah yang menjadi pusat operasional perusahaan,” tegas Iyan.
Puncak perayaan HUT ke-51 juga dimeriahkan penampilan Sanggar Tari Mustika Candrasari yang menampilkan tari tradisional Sunda. Sejumlah tokoh masyarakat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta jajaran pejabat daerah turut menghadiri kegiatan tersebut.
Melalui peringatan HUT ke-51, Pupuk Kujang kembali menegaskan bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja dan ketahanan pangan nasional, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian budaya, memberdayakan potensi lokal, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.(Pri)










Komentar