Suci Nurwinda; Kodrat Perempuan Tidak Boleh Jadi Penghalang Kembangkan Potensi Diri

Berita, TOKOH230 views

SURYADINAMIKA.netKarawang–  Hari Kartini merupakan hari istimewa bagi perempuan. Di momentum itu, semua lini menggelar kegiatan yang berkaitan dengan Raden Ajeng Kartini. Semisal mengenakan pakaian kebaya atau pakaian khas adat lainnya bertepatan tanggal 21 April. Tanggal itu, adalah simbol perjuangan emanisipasi perempuan di Indonesia. Dan untuk menghormati Raden Ajeng Kartini, seorang pahlawan nasional yang berjuang untuk hak-hak perempuan, terutama dalam bidang pendidikan.

Atas hal tersebut, anggota DPRD Kabupaten Karawang, Suci Nurwinda, SPd.MAp turut mengucapkan selamat hari Kartini, 21 April di Tahun 2025.

“Selamat Hari Kartini untuk kaum perempuan di Kabupaten Karawang. Jadikan sebuah cerminan dan teladan untuk kita semua. Habis gelap terbitlah terang,” kata Suci Nurwinda, wakil rakyat Fraksi Demokrat Daerah Pemilihan VI (Karawang Timur, Majalaya, Klari, Ciampel dan Purwasari)

Suci menyebutkan, sosok Raden Ajeng Kartini sangat penting bagi perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia. Karena, kata dia, jasa RA Kartini mendorong kesetaraan bagi perempuan. Dimana, perempuan saat ini dapat menempuh pendidikan setinggi-tingginya, berpartisipasi dalam pemerintahan, dan memiliki kedudukan yang setara dengan kaum laki-laki dalam pekerjaan.

Ia mengatakan, perjuangan Raden Ajeng Kartini bertujuan untuk membawa perubahan besar bagi kaum perempuan di Indonesia. Dengan memperingati Hari Kartini, perempuan dapat mewujudkan mimpi tanpa dibatasi hal apapun.

Masih menurutnya, sekarang tidak sedikit perempuan yang memiliki peran strategis di berbagai bidang, baik politik, bisnis, sosial dan lainnya. Semuanya itu sebagai bukti bahwa perjuangan itu tidak mengenal gender.

“Kaum perempuan terus menyuarakan agar kian banyak perempuan berkiprah di dunia politik. Tidak melulu terpaku pada kasur, dapur dan sumur. Kejar cita-cita dan kaum perempuan bisa. Terbukti, saat ini banyak kaum perempuan karier sesuai dengan cita-citanya. Termasuk di parlemen kaum perempuan cukup banyak,” pesan ia pada kaum perempuan.

Politisi partai Demokrat ini menyampaikan, momen Hari Kartini harus dijadikan momentum untuk mendobrak stigma bahwa perempuan harus bisa dan tidak hanya di rumah mengurus rumah tangga. Kodrat perempuan itu hamil, melahirkan dan menyusui, dan itu bukanlah penghalang untuk mengaktualisasikan potensi diri.

Kaum perempuan teruslah mengembangkan diri dan teruslah merengkuh karir sesuai cita-citanya. Kita harus mengaktualisasikan diri dan berkarya untuk kemajuan demi membantu orang banyak.(***)

Komentar