
Karawang,|SDM|Bupati Karawang Jawa Barat H.Aep Syaipuloh, dalam acara NGOBRAS ( NGOBROL BARENG AEP SYAEPULOH) di rumah kediaman Karma, Kepala Desa Taman Mekar, kecamatan Pangkalan ,Karawang Selatan menyampaikan, tahun 2025 mendatang, Pemerintah Karawang bakal membangun Sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Pangkalan.
Hal ini menurutnya, usai pemerintah Karawang menghibahkan lahan seluas 1,5 hektar guna kepentingan itu.
Masih di tahun yang sama ,lanjut Bupati Aep, di lahan 1,2 hektar di kecamatan Cilamaya Kulon, pemerintah Karawang akan pula membangun Sekolah Menengah Kejuruan Cilamaya Kulon.
” SMK yang ada sekarang, baru di Kecamatan Tempuran dan Kecamatan Cilamaya Wetan, jelas Bupati Aep, Jum,at 28/6/2024 siang.
Bupati Karawang ungkapkan, Kabupatennya sekarang telah menjadi kabupaten maju, kota industri padat modal yang dipadati pabrik otomotif dan elektronik.
Karawang sekarang bukan lagi kota industri padat karya, kata Bupati Aep.
Diterangkan Bupati, Upah Minimum Kabupaten ( UMK) Karawang tahun 2024 ada di level tertinggi kedua skala nasional setelahnya Bekasi.
Tingginya UMK Karawang telah berdampak terhadap gulung tikarnya sejumlah industri di Karawang akibat tak lagi sanggup membayar upah karyawannya.
Salah satunya, PT.Densus, yang memilih memindah pabriknya ke Kabupaten Majalengka dan ke Kabupaten Indramayu serta ke Propinsi Jawa Tengah ketimbang terus Karawang, ungkapnya.
Guna mengantisipasi situasi seiring kian bertambahnya jumlah lulusan sekolah pencari kerja usia produktif , pemerintah Karawang kini melakukan penguatan UMKM.
” Generasi muda Karawang agar tidak melulu menggantungkan harapannya bekerja di pabrik. UMKM Karawang sekarang juara ke 5 tingkat Propinsi Jawa Barat. Dengan menggratiskan pembuatan nomor induk berusaha ( NIB) dan PIRT anggaran UMKM Dinas Koperasi tahun mendatang akan dinaikan.
Terkait ini, dalam rangka penguatan BumDes UMKM ,penguatan pertanian cabai dan cengek guna peningkatan pendapatan asli daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD ) agar memanggil desa, kata Bupati.
Pemerintah Karawang telah mengumpulkan 113 Sekolah Menengah Kejuruan bareng industri dan KCD.
Sekolah Menengah Kejuruan harus merubah kurikulumnya menjadi kurikulum studi manufacturing dan elektronik.
Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan di Karawang harus menuju sekolah industri dan jangan disamakan dengan SMK di Kabupaten Majalengka atau di Kabupaten Ciamis.
Pemerintah Karawang juga telah menjalin kerjasama dengan Politeknik perikanan kaitannya dengan bibit ikan dan vaksin.
Selain berencana membangun sekolah, Pemerintah Karawang, pula akan membangun jalan antar poros Badami – Loji, jalan poros Johar – Cilamaya dan jalan poros Tanjung Pura – Rengasdengklok dengan kesiapan dana 102 milyar rupiah untuk membangun infrastruktur jalan dan 250 milyar untuk membangun RSUD Rengasdengklok.
” untuk ruas jalan Badami – Loji kewajiban Propinsi, dan Pemda Karawang berkewajiban membenahi jalan poros,kata Aep.
Bupati Aep berulang mengungkapkan, Pemerintah Karawang, telah merelaksasi untuk selamanya, pembayaran kewajiban pajak bumi dan bangunan (PBB), untuk lahan pertanian maksimal 3 hektar.
” ini bentuk perhatian lebih pemerintah Karawang terhadap pertanian.Termasuk 87 hektar lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), yang disiapkan Pemerintah Karawang, kata Aep, sembari menjelaskan bahwa Kementrian Pertahanan telah memberikan pompa untuk petani Karawang, katanya.
Bupati Karawang mengucapkan terimakasih kepada Pengelola BumDes Desa Taman Mekar, Ali Ahmad yang telah menyiapkan BumDes bersertifikasi dan berbadan hukum guna pengelolaan limbah dan bank sampah demi terciptanya zero waste desa setempat.
” untuk membeli cator pengangkut sampah, anggarannya bisa dari dana desa, dan, jika dari BumDes ini ada yang minat untuk belajar service AC di APINDO, Bupati akan membantu mesin service AC nya, kata Aep sembari menerangkan, kaitannya dengan proyek strategis nasional ( PSN) SPAM Jatiluhur, pada bulan Oktober tahun 2024 mendatang, di desa Taman Mekar bakal ada instalasi air bersih dari Perumdam Tirta Tarum, dimana diharapkan nantinya, wilayah ini tidak akan lagi akan mengalami kekeringan.
Memungkas pernyataannya, Bupati Karawang menyebut, Sistem pemerintahan berbasis elektronik Kabupaten Karawang tempati posisi juara dua dan ini menjadi skala prioritas.
Tahun 2025, di setiap Desa wilayah Kabupaten Karawang akan ada internet gratis, janji Bupati Aep Syaepuloh. ( pri)

















Komentar